Bjorka Angkat Bicara: Saya Bukan Penjahat, Hanya Cari Keadilan
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 14 September 2022 - 13:45 WIB
Hacker Bjorka angkat bicara soal aksinya. (Foto: Istimewa).
Seorang hacker Bjorka ramai dibicarakan publik, bahkan saat ini menjadi buronan negara karena membocorkan data-data pejabat termasuk Presiden Joko Widodo.
Setelah Bjorka dicari-cari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hacker ini pun angkat bicara. Dia mengatakan, dirinya bukan penjahat melainkan masyarakat kecil yang ingin menuntut keadilan.
"Saya dari Indonesia Little Heart Heart team. Saya bukan penjahat dan saya bukan polisi. Saya hanya orang biasa yang suka makan bakso, tapi yang ingin saya sampaikan sekarang ini mengenai keadilan," ujar Bjorka dalam video yang diunggah diakun Twitter @kang_L, dikutip Rabu (14/9/2022).
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Bjorka, Pemerintah Diminta Benahi Keamanan Siber
Menurut dia, pemerintah hanya mempedulikan masyarakat miskin di kota besar tetapi di posok desa tidak, maka itu ia tidak terima.
"Halo Pak Jokowi, saya ingin keadilan di negara kita ini berlaku. Anda ingin mengatasi kemiskinan tetapi yang anda pedulikan hanya orang miskin yang ada di kota besar sementara kami yang tinggal di pelosok Desa tidak mendapat apa-apa," katanya.
Dia lalu menyinggung perihal kinerja Presiden Joko Widodo yang hanya pedulikan soal pembangunan infrakstruktur, dan mengensampingkan yang lain.
Setelah Bjorka dicari-cari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), hacker ini pun angkat bicara. Dia mengatakan, dirinya bukan penjahat melainkan masyarakat kecil yang ingin menuntut keadilan.
"Saya dari Indonesia Little Heart Heart team. Saya bukan penjahat dan saya bukan polisi. Saya hanya orang biasa yang suka makan bakso, tapi yang ingin saya sampaikan sekarang ini mengenai keadilan," ujar Bjorka dalam video yang diunggah diakun Twitter @kang_L, dikutip Rabu (14/9/2022).
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Bjorka, Pemerintah Diminta Benahi Keamanan Siber
Menurut dia, pemerintah hanya mempedulikan masyarakat miskin di kota besar tetapi di posok desa tidak, maka itu ia tidak terima.
"Halo Pak Jokowi, saya ingin keadilan di negara kita ini berlaku. Anda ingin mengatasi kemiskinan tetapi yang anda pedulikan hanya orang miskin yang ada di kota besar sementara kami yang tinggal di pelosok Desa tidak mendapat apa-apa," katanya.
Dia lalu menyinggung perihal kinerja Presiden Joko Widodo yang hanya pedulikan soal pembangunan infrakstruktur, dan mengensampingkan yang lain.