Syarat Kebangkitan Peradaban Islam Menurut Azyumardi Azra
Muhajirin
Senin, 19 September 2022 - 13:10 WIB
Guru Besar Sejarah Islam UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Azyumardi Azra (foto: istimewa)
Guru Besar Sejarah Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Almarhum Prof. Dr. Azyumardi Azra, menilai umat Islam memiliki potensi besar dalam membangun peradaban Islam, bahkan peradaban dunia secara keseluruhan. Itu bisa dilihat dari jumlah umat Islam yang diperkirakan mencapai 1,9 miliar pada 2022.
Indonesia dan Malaysia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim bisa menjadi tulang punggung kebangkitan peradaban Islam. Namun, potensi itu kadang tidak disadari oleh mayoritas umat Islam, sehingga lebih banyak terjebak dalam romantisme kejayaan Islam masa lalu, daripada melihat masa depan.
Berikut ini, enam prasyarat kebangkitan peradaban Islam menurut Prof Azyumardi Azra:
1. Stabilitas Politik
Prasyarat utama adalah stabilitas politik. Demokrasi Indonesia yang telah diadopsi dan dipraktekkan sejak 1999 masih perlu dikonsolidasikan dalam tiga hal yakni basis konstitusional-legal, kelembagaan (parpol, legislatif dan eksekutif), dan budaya politik.
Baca Juga: Alasan Kebangkitan Islam Tak Kunjung Terwujud Menurut Azyumardi Azra
Indonesia dan Malaysia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim bisa menjadi tulang punggung kebangkitan peradaban Islam. Namun, potensi itu kadang tidak disadari oleh mayoritas umat Islam, sehingga lebih banyak terjebak dalam romantisme kejayaan Islam masa lalu, daripada melihat masa depan.
Berikut ini, enam prasyarat kebangkitan peradaban Islam menurut Prof Azyumardi Azra:
1. Stabilitas Politik
Prasyarat utama adalah stabilitas politik. Demokrasi Indonesia yang telah diadopsi dan dipraktekkan sejak 1999 masih perlu dikonsolidasikan dalam tiga hal yakni basis konstitusional-legal, kelembagaan (parpol, legislatif dan eksekutif), dan budaya politik.
Baca Juga: Alasan Kebangkitan Islam Tak Kunjung Terwujud Menurut Azyumardi Azra