Benarkah Orang Tua Akan Menanggung Dosa Anaknya? Begini Penjelasan Ulama
Muhajirin
Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:03 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Orang tua memiliki tanggung jawab terhadap anaknya di dunia hingga akhirat. Terkait tanggung jawab di akhirat, benarkah orang tua akan ikut menanggung dosa anak?.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan, tidak selamanya dosa seorang anak ditanggung oleh orang tua di akhirat kelak. Ini berkaitan dengan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak.
Orang tua memiliki kewajiban menanamkan adab, akhlak, dan syariat Islam kepada anak sejak dini. Tanggungjawab ini dititikberatkan kepada ayah sebagai pemimpin rumah tangga dan ibu sebagai madrasah pertama bagi anak.
Baca Juga:Anak Telanjur Membangkang, Begini Cara Didik dalam Islam
Dosa anak akan ditanggung orang tua jika tidak pernah diajari syariat Islam. Buya Yahya mencontohkan ibadah salat. Orang tua berkewajiban mengajari anak salat. Jika tidak pernah diajari, maka dosa anak meninggalkan salat ditanggung orang tua.
“Yang dimaksud dengan menanggung dosa itu adalah di dalam pendidikan, sehingga tidak ada dosa tanggung-menanggung. Lantas mengapa dosa anak tersebut ditanggung ibunya? Karena anaknya tidak pernah salat, sebab ibunya tak pernah mengajarinya,” kata Buya Yahya di Al Bahjah TV, Selasa (18/10/2022).
Dalam Islam, dosa sebenarnya ditanggung masing-masing. Jika anak sudah baligh dan melakukan dosa, maka dosa itu ditanggung sendiri. Bukan ditanggung orang tua.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan, tidak selamanya dosa seorang anak ditanggung oleh orang tua di akhirat kelak. Ini berkaitan dengan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak.
Orang tua memiliki kewajiban menanamkan adab, akhlak, dan syariat Islam kepada anak sejak dini. Tanggungjawab ini dititikberatkan kepada ayah sebagai pemimpin rumah tangga dan ibu sebagai madrasah pertama bagi anak.
Baca Juga:Anak Telanjur Membangkang, Begini Cara Didik dalam Islam
Dosa anak akan ditanggung orang tua jika tidak pernah diajari syariat Islam. Buya Yahya mencontohkan ibadah salat. Orang tua berkewajiban mengajari anak salat. Jika tidak pernah diajari, maka dosa anak meninggalkan salat ditanggung orang tua.
“Yang dimaksud dengan menanggung dosa itu adalah di dalam pendidikan, sehingga tidak ada dosa tanggung-menanggung. Lantas mengapa dosa anak tersebut ditanggung ibunya? Karena anaknya tidak pernah salat, sebab ibunya tak pernah mengajarinya,” kata Buya Yahya di Al Bahjah TV, Selasa (18/10/2022).
Dalam Islam, dosa sebenarnya ditanggung masing-masing. Jika anak sudah baligh dan melakukan dosa, maka dosa itu ditanggung sendiri. Bukan ditanggung orang tua.