Mengenal Efek Samping Etilen Glikol, Buruk bagi Kesehatan?
Mahmuda attar hussein
Ahad, 23 Oktober 2022 - 17:00 WIB
Mengenal Efek Samping Etilen Glikol, Buruk bagi Kesehatan. (Foto: Istimewa).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengehentikan sementara edaran obat jenis sirop karena mengandung cemaran zat Etilen Glikol (EG). Benarkan ada efek buruknya?
Toksisitas EG disebut menjadi penyebab utama meningkatnya kasus gangguan ginjal akut pada anak selama satu bulan terakhir.
Diketahui, industri obat sudah pasti tidak akan menggunakan EG karena toksisitasnya. Meski demikian, cemaran EG bersifat impurities, dari propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin.
Baca Juga: Bahaya Dietilen Glikol dan Etilen Glikol, Resmi Dilarang Beredar
Umumnya, EG ditemukan di berbagai keperluan rumah tangga dan industri, seperti pasta gigi, deterjen, cat, dan kosmetik. EG merupakan bahan kimia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan rasanya manis.
Melansir dari laman resmi ST Luke Hospital, Ahad (23/10/2022) gejala pertama konsumsi EG mirip dengan setelah minum alkohol (etanol). Dalam beberapa jam, efek yang lebih beracun menjadi jelas.
Seseorang mungkin termasuk mual, muntah, kejang-kejang, pingsan (penurunan tingkat kewaspadaan), atau bahkan koma.
Toksisitas EG disebut menjadi penyebab utama meningkatnya kasus gangguan ginjal akut pada anak selama satu bulan terakhir.
Diketahui, industri obat sudah pasti tidak akan menggunakan EG karena toksisitasnya. Meski demikian, cemaran EG bersifat impurities, dari propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin.
Baca Juga: Bahaya Dietilen Glikol dan Etilen Glikol, Resmi Dilarang Beredar
Umumnya, EG ditemukan di berbagai keperluan rumah tangga dan industri, seperti pasta gigi, deterjen, cat, dan kosmetik. EG merupakan bahan kimia yang tidak berwarna, tidak berbau, dan rasanya manis.
Melansir dari laman resmi ST Luke Hospital, Ahad (23/10/2022) gejala pertama konsumsi EG mirip dengan setelah minum alkohol (etanol). Dalam beberapa jam, efek yang lebih beracun menjadi jelas.
Seseorang mungkin termasuk mual, muntah, kejang-kejang, pingsan (penurunan tingkat kewaspadaan), atau bahkan koma.