Dosen Muhammadiyah Surabaya Sebut Ada Kandungan EG dan DEG di Vape
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 03 November 2022 - 14:55 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Selain obat sirup, kandungan Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) juga ada di rokok elektrik atau vape. Informasi tersebut disampaikan Dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Vella Rohmayani.
"Seperti halnya obat sirup, vape selama ini juga menggunakan campuran pelarut propilen glikol. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa vape juga terindikasi mengalami cemaran DEG dan EG seperti halnya yang ditemukan pada obat sirup," ucap Vella dikutip dari situs resmi UM Surabaya, Kamis (3/11/22).
Baca juga: Mengenal Etilen Glikol, Diduga Sebabkan Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Karena itu, Vella mengingatkan pada para pengguna vape untuk tetap waspada.
"Oleh sebab itu pengguna vape atau dikenal dengan sebutan vaping perlu waspada karena penggunaan vape justru mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan terjadinya masalah gagal ginjal akut," katanya.
Sebagai informasi, vape banyak dikonsumsi oleh perokok aktif di semua kalangan. Mulai anak muda hingga dewasa bahkan di kalangan perokok perempuan.
Sementara ini vape menjadi opsi alternatif bagi perokok aktif. Pasalnya, banyak perokok percaya bahwa vape lebih ramah terhadap kesehatan jika dibandingkan rokok konvensional.
"Seperti halnya obat sirup, vape selama ini juga menggunakan campuran pelarut propilen glikol. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa vape juga terindikasi mengalami cemaran DEG dan EG seperti halnya yang ditemukan pada obat sirup," ucap Vella dikutip dari situs resmi UM Surabaya, Kamis (3/11/22).
Baca juga: Mengenal Etilen Glikol, Diduga Sebabkan Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Karena itu, Vella mengingatkan pada para pengguna vape untuk tetap waspada.
"Oleh sebab itu pengguna vape atau dikenal dengan sebutan vaping perlu waspada karena penggunaan vape justru mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan terjadinya masalah gagal ginjal akut," katanya.
Sebagai informasi, vape banyak dikonsumsi oleh perokok aktif di semua kalangan. Mulai anak muda hingga dewasa bahkan di kalangan perokok perempuan.
Sementara ini vape menjadi opsi alternatif bagi perokok aktif. Pasalnya, banyak perokok percaya bahwa vape lebih ramah terhadap kesehatan jika dibandingkan rokok konvensional.