LANGIT7.ID - , Jakarta - Selain obat sirup, kandungan
Dietilen Glikol (DEG) dan
Etilen Glikol (EG) juga ada di rokok elektrik atau vape. Informasi tersebut disampaikan Dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM)
Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Vella Rohmayani.
"Seperti halnya obat sirup, vape selama ini juga menggunakan campuran pelarut propilen glikol. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa
vape juga terindikasi mengalami cemaran DEG dan EG seperti halnya yang ditemukan pada obat sirup," ucap Vella dikutip dari situs resmi UM Surabaya, Kamis (3/11/22).
Baca juga: Mengenal Etilen Glikol, Diduga Sebabkan Gangguan Ginjal Akut pada AnakKarena itu, Vella mengingatkan pada para pengguna vape untuk tetap waspada.
"Oleh sebab itu pengguna vape atau dikenal dengan sebutan vaping perlu waspada karena penggunaan vape justru mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan terjadinya masalah gagal ginjal akut," katanya.
Sebagai informasi, vape banyak dikonsumsi oleh perokok aktif di semua kalangan. Mulai anak muda hingga dewasa bahkan di kalangan perokok perempuan.
Sementara ini vape menjadi opsi alternatif bagi perokok aktif. Pasalnya, banyak perokok percaya bahwa vape lebih ramah terhadap kesehatan jika dibandingkan rokok konvensional.
Beredarnya isu bahwa vape lebih sehat dan aman digunakan telah berhasil membuat banyak perokok konvensional yang kemudian beralih mengkonsumsi vape. Bahkan menyebabkan terjadinya lonjakan jumlah perokok di Indonesia.
Baca juga: Mengenal Efek Samping Etilen Glikol, Buruk bagi Kesehatan?"Beralih menggunakan vape sebagai pilihan alternatif rokok konvensional nyatanya bukan merupakan pilihan yang tepat," jelas Vella.
(est)