Fenomena Gerhana dalam Islam, Pengingat Hari Penghakiman
Ummu hani
Selasa, 08 November 2022 - 11:39 WIB
Fenomena gerhana matahari. Foto: LANGIT7/iStock
Fenomena astronomi yang menampakkan seluruh sisinya atau biasa disebut gerhana sudah terjadi sejak zaman Rasulullah SAW. Gerhana disebut dengan khusuf yang merupakan terputusnya sebagian atau seluruh cahaya Matahari ketika Bulan berada satu garis di antara Matahari dan Bumi.
Menurut Al-Quran surat Al Qiyamah ayat 7-10, gerhana merupakan pengingat manusia tentang hari penghakiman, karena Matahari, Bulan, dan Bintang kehilangan cahayanya.
Baca juga: Deretan Fenomena Gerhana Bulan Total Pernah Terlihat di Indonesia
فَاِذَا بَرِقَ الْبَصَرُۙ
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
وَخَسَفَ الْقَمَرُۙ
dan Bulan pun telah hilang cahayanya,
Menurut Al-Quran surat Al Qiyamah ayat 7-10, gerhana merupakan pengingat manusia tentang hari penghakiman, karena Matahari, Bulan, dan Bintang kehilangan cahayanya.
Baca juga: Deretan Fenomena Gerhana Bulan Total Pernah Terlihat di Indonesia
فَاِذَا بَرِقَ الْبَصَرُۙ
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
وَخَسَفَ الْقَمَرُۙ
dan Bulan pun telah hilang cahayanya,