home edukasi & pesantren

Rumah Sakit di Era Rasulullah SAW dan Kekhalifahan Islam

Kamis, 17 November 2022 - 18:28 WIB
Ilustrasi (foto: istimewa)
Tempat untuk berobat dan merawat pasien sakit yang kini disebut rumah sakit, telah dibuat oleh dokter muslim pada era kekhalifahan Islam sejak abad ke-7 M. Hal itu bisa dilihat dari Bimaristan atau rumah sakit yang didirikan Khalifah Al-Walid ibn Abd Malik dari Dinasti Umayyah pada 706 M.

Bimaristan ditulis secara terperinci oleh ulama besar Dr Ahmad Isa Bik dalam bukunya Tarikh al-Bimaristanat Fi al-Islam. Buku ini menjelaskan tentang keagungan dan kemegahan peradaban Islam dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebaikan umat.

Menurut Ahmad Isa Bik, pada awal sejarah Islam sebutan rumah sakit disebut al-bimaristan bukan al-mustasyfa seperti sekarang. Al-Bimaristan bukan dari bahasa Arab, tetapi dari bahasa Persia yang tersusun dari dua kata yakni bimar yang berarti sakit, cedera, atau terluka dan kata satan yang berarti tempat.

Baca Juga: Konsep Tauhid Dijadikan Dasar Ilmu Kedokteran Islam Sejak 7 Masehi



Jadi, Bimaristan merupakan tempat orang sakit dan melakukan pengobatan berbagai penyakit atau melakukan operasi pada zaman itu. Sedangkan, kata al-mustasyfa baru dikenal saat didirikan rumah sakit Abu Zu’bal di Kairo, Mesir, pada 1825 M yang mengusung konsep modern.

Ahmad Isa Beik menjelaskan, model rumah sakit atau Bimaristan sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW, yakni saat Sa’ad ibn Mua’dz terluka usah perang Khandaq. Nabi SAW mendirikan tenda di dekat masjid dan meminta Rufaidah merawat Sa’ad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sejarah islam rumah sakit peradaban islam dokter muslim kekhalifahan umayyah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya