home global news

Bom Bandung, MUI: Tak Ada Ajaran Agama Benarkan Aksi Bunuh Diri

Rabu, 07 Desember 2022 - 19:50 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengecam keras aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Diketahui, akibat ledakan tersebut, seorang anggota polisi meninggal dunia dan 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Pelaku pengeboman juga tewas di tempat saat bom meledak.

Baca juga: PBNU Kutuk Keras Bom Bunuh Diri Astana Anyar Bandung

Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Farid menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Baginya, tak ada satupun ajaran dalam agama yang membenarkan aksi bunuh diri apalagi sampai merugikan orang lain.

"Kami ikut berduka dengan masyarakat yang terkena dampak. Tidak ada satu perintah atau contoh kita boleh bunuh diri atau bunuh orang yang tidak pasti kesalahannya," kata Miftah, dalam siaran pers Pemerintah Kota Bandung.

Miftah menegaskan, dalam Islam, membunuh hanya boleh dilakukan saat perang. Itu pun hanya bisa dilakukan terhadap pihak yang memerangi Islam.

"Atau keputusan pengadilan hukuman mati. Tapi, Islam selalu menekankan agar keputusan tidak langsung dibunuh. Kita utamakan beri kesempatan untuk orang bertobat," tuturnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
majelis ulama indonesia bom bunuh diri bandung
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya