Gaya Hidup Islami, Hindari Perilaku Boros
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 09 Desember 2022 - 11:31 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam prinsip konsumsi, Islam mengajarkan umatnya untuk berperilaku sederhana atau tidak berlebihan. Artinya Islam melarang hidup boros dan bermewah-mewahan sehingga harta terbuang tanpa banyak yangdisedekahkan.
Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Pusat, Ustaz Wido Supraha mengatakan dalam Islam sifat boros disebut dengan tabdzir.
Baca juga: Cara Bijak Hadapi Orang Tua Boros ala Financial Planner
"Maka boros disebut tabdzir dan Allah SWT menjelaskan bahwa kemubaziran ini adalah satu di antara sifat syaithan, sebagaimana surat Al-Isra ayat 27," terang Direktur Institut Adab Insan Mulia ini.
إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا
Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafụrā
Artinya: Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.
Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Pusat, Ustaz Wido Supraha mengatakan dalam Islam sifat boros disebut dengan tabdzir.
Baca juga: Cara Bijak Hadapi Orang Tua Boros ala Financial Planner
"Maka boros disebut tabdzir dan Allah SWT menjelaskan bahwa kemubaziran ini adalah satu di antara sifat syaithan, sebagaimana surat Al-Isra ayat 27," terang Direktur Institut Adab Insan Mulia ini.
إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا
Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafụrā
Artinya: Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.