home edukasi & pesantren

Rektor UII: Peradaban Islam Bisa Bangkit dengan Keterbukaan dan Kolaborasi

Senin, 19 Desember 2022 - 12:35 WIB
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Dr. Fathul Wahid (Dok Pribadi)
Nilai-nilai rahmatan lil alamin dalam Islam sejalan dengan kosmopolitanisme, di mana pada hakikatnya manusia terikat oleh solidaritas global lintas batas geografis dan budaya.

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Fathul Wahid, menilai kosmopolitanisme sudah melekat dengan Islam sejak awal. Itu yang menyebabkan Islam bisa diterima oleh manusia dengan latar-belakang berbeda dan dapat berkembang dengan pesat.

“Sejarah awal Islam sangat jelas memberikan pelajaran kepada kita, bahwa ajaran Islam terbuka dan inklusif. Islam bisa berdialog dan bahkan melebur dengan budaya setempat,” kata Fathul dalam diskusi publik bertajuk Masa Depan Peradaban Islam: Kapitalisme Religius dan Kosmopolitanisme yang digelar UII, beberapa waktu lalu.

Untuk memetakan masa depan peradaban Islam, menurut Fathul, tak satupun kegemilangan peradaban manusia pada masa lampau yang merupakan kerja soliter atau prestasi seorang diri.



Baca Juga: Peradaban Islam Tak Kunjung Bangkit, Pakar Usulkan Kapitalisme Jadi Sarana

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
peradaban islam kolaborasi universitas islam indonesia globalisasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya