home global news

PBNU dan Ulama NU Sudah Selesai dengan Peristiwa G30SPKI

Rabu, 28 Desember 2022 - 16:35 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD bersama jajaran PBNU saat melakukan audiensi di Ponpes Miftachus Sunnah, Surabaya, Selasa (27/12/2022). (foto: Humas Menkopolhukam)
Pengurus Besar Nahlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkah pemerintah membentuk Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat (PPHAM) terkait penyelesaian HAM 1965. PBNU menyatakan sudah selesai dengan peristiwa kelam yang melibatkan Partai Komunis Indonesia (PKI) tersebut.

“NU tidak ada kekhawatiran apa-apa lagi, apalagi peristiwa tahun 1965 ini sudah sangat jauh, dan yang terlibat juga sudah tidak ada orangnya. Mau diapakan lagi?” ujar Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf saat menerima silaturahmi Menkopolhukam Mahfud MD di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Selasa (27/12/2022).

Mahfud MD menyambangi Surabaya untuk bertemu dan berdialog dengan para kiai Jawa Timur dan PBNU. Mahfud datang bersama Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat (PP HAM) yang dipimpin mantan Dubes RI untuk PBB, Makarim Wibisono.

Baca juga:Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Isu PPHAM Bangkitkan PKI

Menurut Gus Yahya, apa yang dilakukan pemerintah dengan Tim PPHAM sudah tepat. Langkah ini perlu diapresiasi karena inisiatif dilakukan tidak karena ada tekanan-tekanan politik dari pihak manapun.

"Keinginan untuk memberi korban siapapun itu tanpa mempersoalkan apa yang pernah terjadi, itu merupakan stand point yang sangat bagus dan harus diapresiasi” tegas Kiai Yahya Staquf yang juga mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Di forum yang dihadiri ulama se-Jawa Timur itu, Wakil Rais Aam PBNU KH. Anwar Iskandar meyakini keputusan dan rekomendasi Tim PPHAM akan melahirkan putusan yang kuat dan netral. Dia menegaskan bangsa Indonesia tak boleh tersandera tragedi masa lalu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mahfud md pbnu pki menkopolhukam ppham
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya