Ujian Hidup Terasa Berat, Tawakkal Kunci Penyelesaian
Mahmuda attar hussein
Ahad, 01 Januari 2023 - 15:00 WIB
Tawakkal jadi kunci penyelesaian masalah. (Foto: Istimewa).
Tawakkal bisa menjadi kunci penyelesaian kala menghadapi ujian hidup yang terasa sangat berat. Tawakkal adalah bentuk kepasrahan diri kepada Allah SWT.
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan, tawakkal adalah bentuk kepasrahan kepada Allah. Terutama saat kesulitan untuk menyelesaikan masalah hidup.
"Tawakkal kepada Allah itu mahal. Anda kalau tidak punya kepasrahan bisa stres, karena selalu berorientasi pada hasil," kata dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Ahad (1/1/2023).
Menurutnya, tawakkal juga merupakan bentuk menyerahkan suatu hal kepada ahlinya. Dalam hal ini, Allah lah yang memiliki kekuasaan dalam menyelesaikan setiap masalah hamba-Nya.
Baca Juga: Makna Insya Allah, Tanda Tawakkal Hamba pada Sang Pencipta
"Orang akan lebih stabil secara mental saat dia punya tingkat tawakkal tinggi. Dia juga tidak akan gelisah dengan kekecewaan," ungkapnya.
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini menambahkan, tawakkal juga perlu dibarengi dengan ikhtiar. Sehingga Allah bisa menetapkan kadar sesuai dengan yang telah diupayakan hamba-Nya.
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan, tawakkal adalah bentuk kepasrahan kepada Allah. Terutama saat kesulitan untuk menyelesaikan masalah hidup.
"Tawakkal kepada Allah itu mahal. Anda kalau tidak punya kepasrahan bisa stres, karena selalu berorientasi pada hasil," kata dia dalam penggalan kajiannya, dikutip Ahad (1/1/2023).
Menurutnya, tawakkal juga merupakan bentuk menyerahkan suatu hal kepada ahlinya. Dalam hal ini, Allah lah yang memiliki kekuasaan dalam menyelesaikan setiap masalah hamba-Nya.
Baca Juga: Makna Insya Allah, Tanda Tawakkal Hamba pada Sang Pencipta
"Orang akan lebih stabil secara mental saat dia punya tingkat tawakkal tinggi. Dia juga tidak akan gelisah dengan kekecewaan," ungkapnya.
Pendiri Quantum Akhyar Institute ini menambahkan, tawakkal juga perlu dibarengi dengan ikhtiar. Sehingga Allah bisa menetapkan kadar sesuai dengan yang telah diupayakan hamba-Nya.