Anjuran Berhemat dalam Islam Bukan Berarti Pelit
Andi Muhammad
Jum'at, 13 Januari 2023 - 15:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Islam menganjurkan kepada seluruh kaum mukmin untuk bersifat hemat. Hal ini bukan berarti kikir atau pelit untuk mengeluarkan uang, sebab sifat hemat yang dimaksud yakni membeli sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan tidak boros.
Dengan berhemat berati juga bijak dalam memenej keuangan. Sehingga kondisi keuangan tetap stabil, dengan begitu sisa uang dapat ditabung untuk masa depan. Hal ini tertulis dalam surat Al-Isra ayat 26, Allah berfirman:
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
Artinya: Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Baca Juga:Jangan Izinkan Bayi Main Gadget, Efeknya Jangka Panjang
Jika melihat di zaman sekarang ini, banyak orang berlomba-lomba mengikuti trend agar status sosialnya diakui di kalangan masyarakat. Padahal dengan mengikuti trend itu tidak akan ada habisnya, justru akan membawa si pengikut trend menjadi boros.
Oleh karena itu, sebagai umat muslim semestinya kita mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, seperti memiliki sifat hemat dan tidak boros. Rasulullah pun mengajarkan kepada pengikutnya untuk berlaku hemat, beliau bersabda:
Dengan berhemat berati juga bijak dalam memenej keuangan. Sehingga kondisi keuangan tetap stabil, dengan begitu sisa uang dapat ditabung untuk masa depan. Hal ini tertulis dalam surat Al-Isra ayat 26, Allah berfirman:
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
Artinya: Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Baca Juga:Jangan Izinkan Bayi Main Gadget, Efeknya Jangka Panjang
Jika melihat di zaman sekarang ini, banyak orang berlomba-lomba mengikuti trend agar status sosialnya diakui di kalangan masyarakat. Padahal dengan mengikuti trend itu tidak akan ada habisnya, justru akan membawa si pengikut trend menjadi boros.
Oleh karena itu, sebagai umat muslim semestinya kita mematuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, seperti memiliki sifat hemat dan tidak boros. Rasulullah pun mengajarkan kepada pengikutnya untuk berlaku hemat, beliau bersabda: