home edukasi & pesantren

Peradaban Islam Utamakan Pembangunan Berbasis Wahyu dan Ilmu

Senin, 30 Januari 2023 - 06:05 WIB
ilustrasi (foto: Raiyan Foundation)
Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (Insists), Ustadz Henri Salahuddin, menjelaskan, sejarah membuktikan peradaban Islam tidak identik dengan model-model bangunan, struktur, artistik, serta desain yang melingkupi.

Meski hal tersebut tidak mungkin menafikan 100%. Tetapi, hal paling mendasar adalah karakteristik utama peradaban Islam dibangun melingkupi fisik dan wahyu.

“Yang semestinya kita perlu upayakan untuk dikembangkan di masa kini ialah nilai-nilainya melingkupi yang fisik (madiyyah) dan metafisik (ruhaniyyah) berasaskan pada wahyu, ilmu menjunjung tinggi adab, akhlak, serta keadilan,” kata Ustadz Henri melalui kanal YouTube Insists, dikutip Senin (30/1/2023).

Baca Juga:Zikir dan Fikir, Pondasi Peradaban Islam

Oleh karena itu, dalam sistem peperangan pun umat Islam memiliki adab dan tatanan yang tinggi. Hal itu yang tidak bisa diungguli oleh umat atau peradaban manapun.

Misal, jika terjadi perang, maka umat Islam tidak diperbolehkan menghancurkan bangunan-bangunan ibadah, seperti gereja. Umat Islam juga tidak dibenarkan membunuh anak-anak, perempuan, dan musuh yang telah menyatakan menyerah.

“Merampas apalagi, hingga mengeksploitasi kekayaan alam yang berada pada daerah-daerah yang dibebaskan (futuhat), juga menjadi hal yang sangat dilarang,” ungkap Ustadz Henri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmu wahyu peradaban islam henri shalahuddin insists
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya