10 Kata-kata Bijak Rumi dari Matsnawi, Bikin Story Estetikmu Filosofis
Fajar adhitya
Rabu, 01 Februari 2023 - 18:02 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Matsnawi merupakan salah satu magnum opus Jalaludin Rumi yang bermuatantasawuf. Abdurrahman Al Jami’, seorang sufi Persia abad ke-15 memuji karya Rumi sebagai “tafsir Al-Qur'an” yang indah.
Puisi-puisi Rumi dalam Matsnawi menguraikan tentang keluasan batin seluas lautan, semangat kerohanian, hakikat perjalanan manusia, dan cinta kasih. Karenanya, kata-kata bijak Jalaludin Rumi sering menjadi kata-kata penyemangat.
Baca juga: Kaesang Pakai Kuluk ala Raja Mataram Islam, Ini Filosofinya
Berikut 10 kata-kata bijak Jalaludin Rumi pilihan Langit7.id:
1. Jatuh cinta itu mewujud nyata karena rasa lara di dalam hati. Tak ada lara yang terbandingkan dengan laranya hati.
2. Saat menguraikan cinta, akal berbaring pasrah seperti seekor keledai terperosok lumpur. Cinta itu sendirilah yang mengungkapkan penjelasan cinta dan kondisi cinta. Bukti sang mentari adalah mentari itu sendiri.
3. Cinta yang muncul karena wewarna kecantikan lahiriah bukanlah cinta. Pada akhirnya cinta-cinta semacam itu adalah cela belaka.
Puisi-puisi Rumi dalam Matsnawi menguraikan tentang keluasan batin seluas lautan, semangat kerohanian, hakikat perjalanan manusia, dan cinta kasih. Karenanya, kata-kata bijak Jalaludin Rumi sering menjadi kata-kata penyemangat.
Baca juga: Kaesang Pakai Kuluk ala Raja Mataram Islam, Ini Filosofinya
Berikut 10 kata-kata bijak Jalaludin Rumi pilihan Langit7.id:
1. Jatuh cinta itu mewujud nyata karena rasa lara di dalam hati. Tak ada lara yang terbandingkan dengan laranya hati.
2. Saat menguraikan cinta, akal berbaring pasrah seperti seekor keledai terperosok lumpur. Cinta itu sendirilah yang mengungkapkan penjelasan cinta dan kondisi cinta. Bukti sang mentari adalah mentari itu sendiri.
3. Cinta yang muncul karena wewarna kecantikan lahiriah bukanlah cinta. Pada akhirnya cinta-cinta semacam itu adalah cela belaka.