Kisah Mualafnya Abu Sufyan dan Para Sahabat Berebut Air Wudhu Bekas Rasulullah
Fajar adhitya
Rabu, 25 Agustus 2021 - 23:45 WIB
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).
Subuh sebelum keberangkatan Rasulullah dan pasukannya ke Mekkah, Abu Sufyan, menemui Nabi Muhammad di tendanya. Cahaya fajar di kawasan Marr Al Zahran ikut menyaksikan ketika sang pemimpin Quraisy itu mengucapkan dua kalimat syahadat.
Momen itu berawal saat adzan subuh menggema di seluruh area perkemahan, memecah kesunyian fajar. Kaum Muslimin segera bangkit dan berbondong-bondong menyiapkan peralatan shalat mereka.
Abu Sufyan bergetar menyaksikan apa saja yang terjadi di depan matanya. Hatinya takjub saat telinganya mendengar lantunan adzan.
"Apa itu?"
"Shalat," kata Abbas.
"Berapa kali mereka shalat semalam?" tanya Abu Sufyan.
Saat diberitahu bahwa umat Islam menunaikan shalat sehari lima kali, Abu Sufyan berkata, "Demi allah, itu terlalu banyak!"
Momen itu berawal saat adzan subuh menggema di seluruh area perkemahan, memecah kesunyian fajar. Kaum Muslimin segera bangkit dan berbondong-bondong menyiapkan peralatan shalat mereka.
Abu Sufyan bergetar menyaksikan apa saja yang terjadi di depan matanya. Hatinya takjub saat telinganya mendengar lantunan adzan.
"Apa itu?"
"Shalat," kata Abbas.
"Berapa kali mereka shalat semalam?" tanya Abu Sufyan.
Saat diberitahu bahwa umat Islam menunaikan shalat sehari lima kali, Abu Sufyan berkata, "Demi allah, itu terlalu banyak!"