Kemenag Kembangkan Kurikulum Madrasah Digital Entrepreneurship
Redaksi
Jum'at, 17 Februari 2023 - 16:45 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menggandeng XL Axiata untuk mengembangkan Kurikulum Madrasah Digital Entrepreneurship. Terobosan ini sebagai bagian dari Program Madrasah Digital Entrepreneurship atau Program Madrasah Digipreneur.
Direktur KSKK Madrasah, Moh Isom memaparkan, program Madrasah Digital Entrepreneurship bertujuan untuk membangun inkubator startup Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence(AI) khusus anak-anak di madrasah melalui XCamp XL Axiata.
"Saat ini kita sedang menyusun kurikulum Madrasah Digipreneur bersama XL Axiata melalui XCamp untuk mempercepat ekosistem Budaya Digital berbasis Internet of Things (IoT) di Madrasah," kata Moh Isom dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/2/2023).
Baca Juga:Wapres Dukung Pembangunan Pusat Pendidikan di Titik Nol Peradaban Islam Nusantara
"Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan budaya digital atau digital culture yang lahir dalam diri siswa-siswi madrasah. Tidak hanya sebatas penikmat teknologi melainkan sebagai pencipta (Inventor) teknologi itu sendiri sesuai dengan kebutuhan dan tantang zaman," ujar Isom.
Berlandaskan komitmen mendukung pengembangan industri digital di Tanah Air, Kemenag bersama XL Axiata melalui X-Camp meyakini inovasi dan teknologi akan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.
"Kerja sama Program Madrasah Digipreneur ini diharapkan dapat menciptakan kontribusi positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di madrasah. Dan juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi era digital yang semakin berkembang," ucap Isom.
Direktur KSKK Madrasah, Moh Isom memaparkan, program Madrasah Digital Entrepreneurship bertujuan untuk membangun inkubator startup Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence(AI) khusus anak-anak di madrasah melalui XCamp XL Axiata.
"Saat ini kita sedang menyusun kurikulum Madrasah Digipreneur bersama XL Axiata melalui XCamp untuk mempercepat ekosistem Budaya Digital berbasis Internet of Things (IoT) di Madrasah," kata Moh Isom dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/2/2023).
Baca Juga:Wapres Dukung Pembangunan Pusat Pendidikan di Titik Nol Peradaban Islam Nusantara
"Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan budaya digital atau digital culture yang lahir dalam diri siswa-siswi madrasah. Tidak hanya sebatas penikmat teknologi melainkan sebagai pencipta (Inventor) teknologi itu sendiri sesuai dengan kebutuhan dan tantang zaman," ujar Isom.
Berlandaskan komitmen mendukung pengembangan industri digital di Tanah Air, Kemenag bersama XL Axiata melalui X-Camp meyakini inovasi dan teknologi akan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.
"Kerja sama Program Madrasah Digipreneur ini diharapkan dapat menciptakan kontribusi positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di madrasah. Dan juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi era digital yang semakin berkembang," ucap Isom.