Abu Dzar Al-Ghifari, Sahabat Nabi yang Kritis pada Orang Kaya
Muhajirin
Sabtu, 25 Februari 2023 - 20:20 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Abu Dzar Al-Ghifari merupakan sahabat Rasulullah pada masa awal dakwah Islam di Mekkah. Dia merupakan sahabat yang terkenal memiliki kehidupan sederhana dan kritis terhadap orang kaya.
Dia berpandangan harta merupakan titipan Allah, hanya boleh diambil untuk sekadar memenuhi keperluan dan kebutuhan, tidak boleh lebih dari itu. Selain itu, dia berpendapat, Nabi Muhammad SAW hadir di muka bumi untuk memberi, bukan menerima.
Dalam buku Karakteristik Hidup 60 Sahabat Rasulullah karya Khalid Muhammad Khalid, disebutkan, Abu Dzar berangkat ke Suriah untuk menerapkan prinsip hidup tersebut. Suriah dikenal sebagai daerah poros utama kekuasaan dan gudang raksasa kekayaan pada masa itu. Muawiyah bin Abu Sufyan menjadi gubernur Suriah kala itu.
Baca Juga:Yaumul Marhamah, Hari Kasih Sayang saat Rasulullah Bebaskan Mekkah
Menurut Tarikh Abul Fida dalam buku The Great Companion of the Prophet (s) Abu Dharr, keberangkatan Abu Dzar ke Suriah terjadi pada tahun 30 Hijriyah. Di sana rakyat jelata menyambut kedatangannya dengan penuh harapan.
Masyarakat yang menyambutnya berkata, “Bicaralah wahai Abu Dzar! Bicaralah wahai sahabat Rasulullah!”. Abu Dzar melihat ke arah mereka, dan menemukan fakta memprihatinkan. Dia melihat mayoritas mereka adalah orang-orang miskin yang serba kekuarangan.
Dia berpandangan harta merupakan titipan Allah, hanya boleh diambil untuk sekadar memenuhi keperluan dan kebutuhan, tidak boleh lebih dari itu. Selain itu, dia berpendapat, Nabi Muhammad SAW hadir di muka bumi untuk memberi, bukan menerima.
Dalam buku Karakteristik Hidup 60 Sahabat Rasulullah karya Khalid Muhammad Khalid, disebutkan, Abu Dzar berangkat ke Suriah untuk menerapkan prinsip hidup tersebut. Suriah dikenal sebagai daerah poros utama kekuasaan dan gudang raksasa kekayaan pada masa itu. Muawiyah bin Abu Sufyan menjadi gubernur Suriah kala itu.
Baca Juga:Yaumul Marhamah, Hari Kasih Sayang saat Rasulullah Bebaskan Mekkah
Menurut Tarikh Abul Fida dalam buku The Great Companion of the Prophet (s) Abu Dharr, keberangkatan Abu Dzar ke Suriah terjadi pada tahun 30 Hijriyah. Di sana rakyat jelata menyambut kedatangannya dengan penuh harapan.
Masyarakat yang menyambutnya berkata, “Bicaralah wahai Abu Dzar! Bicaralah wahai sahabat Rasulullah!”. Abu Dzar melihat ke arah mereka, dan menemukan fakta memprihatinkan. Dia melihat mayoritas mereka adalah orang-orang miskin yang serba kekuarangan.