home lifestyle muslim

Gaya Hidup Mewah Pejabat Jadi Faktor Ketimpangan Ekonomi

Rabu, 01 Maret 2023 - 09:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kasus dugaan penganiayaan Mario Dandy kepada David berujung sorotan pada gaya hidup mewah pejabat di lingkungan pegawai Ditjen Pajak. Banyak pihak mempertanyakan asal sumber harta kekayaan para pejabat tersebut.

Sebagian masyarakat tak percaya lantaran bila dihitung gaji dan tunjangannya, seharusnya para pejabat tak memiliki jumlah kekayaan yang terbilang fantastis. Bahkan, disebutkan gaya hidup mewah mereka itulah yang pada akhirnya menjadi faktor ketimpangan ekonomi.

"Ini seperti fenomena gunung es, yang kelihatan baru puncaknya, sementara di bawah lautan jumlahnya banyak dan belum teridentifikasi. Inilah yang menyebabkan kenapa ketimpangan ekonomi bangsa menganga lebar," ujar Sosiolog UGM, Andreas Budi Widyanta seperti dilansir dari laman UGM, Rabu (1/3/2023).

Baca Juga:Sosiolog Nilai Fenomena Pamer Harta Indikasi Moral Pejabat Merosot

Saat ini, gaya hidup terkait aspek materialisme semakin jelas. Di mana basis material menjadi bagian dari eksistensi seseorang untuk menunjukkan kelas sosial elite mereka.

Sehingga pada akhirnya, banyak orang-orang yang masuk ke dalam perangkap besar liberalisasi ekonomi, konsumerisme, dan gaya hidup elite. Padahal, gaya hidup tersebut membawa dampak berat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jadi tidak pernah punya kepekaan, ada begitu banyak orang yang sumber keuangan negara akan dihabiskan dengan perlombaan gaya hidup seperti itu. Apalagi itu pejabat publik, seharusnya lebih bersahaja," kata Budi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gaya hidup pejabat sosiolog flexing ketimpangan ekonomi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya