home global news

Buya Hamka: Keluar Masuk Hutan Semangati Gerilyawan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:03 WIB
Buya Hamka. Foto: Istimewa
Profesor DR H Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) merupakan sosok ulama yang ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Beliau lahir pada 17 Februai 1908 di Sumatera Barat (Sumbar).

Dia tumbuh di bawah asuhan sang ayah, Abdul Karim Abdullah, seorang ulama Minangkabau. Tak heran jika Buya Hamka tumbuh sebagai ulama besar yang memiliki jasa besar di negeri ini.

Baca Juga:Rocky Gerung: Hamka adalah Simbol Moral yang Tepat untuk Mengevaluasi Bangsa

Pada 1941, Hamka bertemu Soekarno. Pertemuan sosok ulama dan tokoh nasionalis itu difasilitasi H Abdul Karim Oei. dia merupakan tokoh Muhammadiyah di Bengkulu.

Hamka belajar banyak hal dari pertemuan tersebut, terutama perjuangan Bangsa Indonesia untuk merdeka. Dua tokoh itu pun menjadi sahabat seperjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Pada 17 Agustus 1945, saat Soekarno memproklamasikan kemerdekaan, Buya Hamka sudah menjadi ulama besar di Minangkabau. Meski telah merdeka, perjuangan beralih dari merebut ke mempertahankan kemerdekaan.

Pada momen itulah, Hamka keluar masuk hutan bersama masyarakat Sumbar menghadapi pasukan Inggris, kemudian pasukan Belanda. Kegigihan Hamka dalam berperang melawan Belanda membuatnya diangkat menjadi Ketua Barisan Pertahanan Nasional (BPN).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
buya hamka gerilyawan sejarah sumatera barat perjuangan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya