Keistimewaan dari Allah untuk Orang yang Puasa Senin Kamis
Fajar adhitya
Senin, 20 September 2021 - 17:45 WIB
Keistimewaan dari Allah untuk orang puasa Senin Kamis. (Foto: iStock).
Terdapat keistimewaan dari Allah untuk orang yang berpuasa Senin Kamis. Sebab puasa merupakan ibadah yang ditujukan kepada Allah, sehingga ada ganjaran lebih untuk yang mengerjakannya.
Dalam sebuah hadits qudsi riwayat Bukhari dan Muslim yang disepakati kesahihannya, dari Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Allah azzawajalla berfirman: "Semua amal perbuatan anak Adam- adalah untuknya kecuali berpuasa. Sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya."
Puasa memiliki keistimewaan tersendiri di mata Allah subhanahu wata’ala. Puasa merupakan ibadah eksklusif antara seorang hamba dengan penciptanya sehingga balasannya pun langsung dari-Nya.
Allah menjelaskan, puasa itu ibarat perisai dari kemaksiatan serta dari neraka. Apabila pada hari seseorang di antara engkau semua itu berpuasa, janganlah mengucapkan kata-kata kotor dan jangan pula bertengkar.
Apabila ia dimaki-maki oleh seorang atau dilawan dengan bermusuhan, maka hendaklah ia berkata: "Sesungguhnya saya adalah sedang berpuasa.”
Dalam hadits lain, riwayat Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan penggandan sepuluh kali lipat."
Seorang muslim yang istiqamah menjalankan puasa sunnah, termasuk Puasa Senin Kamis mendapat keistimewaan yang ekslusif ketika di akhirat. Dia akan masuk surga melalui pintu yang disebut dengan Pintu Rayyan.
Dalam sebuah hadits qudsi riwayat Bukhari dan Muslim yang disepakati kesahihannya, dari Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Allah azzawajalla berfirman: "Semua amal perbuatan anak Adam- adalah untuknya kecuali berpuasa. Sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya."
Puasa memiliki keistimewaan tersendiri di mata Allah subhanahu wata’ala. Puasa merupakan ibadah eksklusif antara seorang hamba dengan penciptanya sehingga balasannya pun langsung dari-Nya.
Allah menjelaskan, puasa itu ibarat perisai dari kemaksiatan serta dari neraka. Apabila pada hari seseorang di antara engkau semua itu berpuasa, janganlah mengucapkan kata-kata kotor dan jangan pula bertengkar.
Apabila ia dimaki-maki oleh seorang atau dilawan dengan bermusuhan, maka hendaklah ia berkata: "Sesungguhnya saya adalah sedang berpuasa.”
Dalam hadits lain, riwayat Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan penggandan sepuluh kali lipat."
Seorang muslim yang istiqamah menjalankan puasa sunnah, termasuk Puasa Senin Kamis mendapat keistimewaan yang ekslusif ketika di akhirat. Dia akan masuk surga melalui pintu yang disebut dengan Pintu Rayyan.