Manusia Perlu Bertobat: Tujuannya Menghapuskan Dosa dan Masuk Surga
Miftah yusufpati
Rabu, 22 Januari 2025 - 17:57 WIB
Pemikiran yang paling berat menghantui manusia adalah: akan masuk ke mana ia nantinya di akhirat. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Al-Quran memberi perhatian yang besar terhadap tobat dalam banyak ayat-ayat yang tersebar dalam surah-surah Makkiah atau Madaniah. "Bertobatlah kepada Allah SWT dengan Tobat yang semurni-murninya".
Di antara perintah yang paling tegas untuk melaksanakan tobat dalam Al Quran adalah firman Allah SWT:
"Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu" (QS. At Tahrim: 8).
Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul " at Taubat Ila Allah" menjelaskan ini adalah perintah yang lain dari Allah SWT dalam Al Quran kepada manusia untuk melakukan tobat dengan tobat nasuha: yaitu tobat yang bersih dan benar.
Perintah Allah SWT dalam Al Quran itu menunjukkan wajibnya pekerjaan ini, selama tidak ada petunjuk lain yang mengindikasikan pengertian selain itu.
Baca juga: Apakah Pintu Tobat bagi Orang Kafir dan Musyrik Masih Terbuka?
"Sementara dalam ayat itu tidak ada petunjuk yang lain itu. Oleh karena itu, hendaknya seluruh kaum mukmin berusaha untuk menggapai dua hal atau dua tujuan yang pokok ini: menghapuskan dosa-dosa, masuk ke dalam surga," ujarnya.
Di antara perintah yang paling tegas untuk melaksanakan tobat dalam Al Quran adalah firman Allah SWT:
"Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu" (QS. At Tahrim: 8).
Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul " at Taubat Ila Allah" menjelaskan ini adalah perintah yang lain dari Allah SWT dalam Al Quran kepada manusia untuk melakukan tobat dengan tobat nasuha: yaitu tobat yang bersih dan benar.
Perintah Allah SWT dalam Al Quran itu menunjukkan wajibnya pekerjaan ini, selama tidak ada petunjuk lain yang mengindikasikan pengertian selain itu.
Baca juga: Apakah Pintu Tobat bagi Orang Kafir dan Musyrik Masih Terbuka?
"Sementara dalam ayat itu tidak ada petunjuk yang lain itu. Oleh karena itu, hendaknya seluruh kaum mukmin berusaha untuk menggapai dua hal atau dua tujuan yang pokok ini: menghapuskan dosa-dosa, masuk ke dalam surga," ujarnya.