home lifestyle muslim

Refleksi Isra Mi'raj: Shalat, Pondasi yang Perkuat Hubungan Keluarga

Senin, 27 Januari 2025 - 15:24 WIB
Ilustrasi seorang Muslimah yang tengah mendirikan shalat. Foto: Pexels/Thirdman.
Isra Mi'raj adalah dua perjalanan spiritual yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw dalam waktu satu malam. Perjalanan agung ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Dalam perjalanan Isra Mi'raj, Nabi Muhammad saw menerima perintah langsung dari Allah Swt, yaitu menegakkan shalat. Kewajiban shalat ditetapkan langsung dari Allah Ta'ala, yang menunjukkan pentingnya perintah shalat dalam kehidupan umat Islam.

Baca juga: Menag: Pesan Penting Isra Mi'raj, Tegakkan Shalat

“Shalat diwajibkan lima waktu sebagai perintah langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. Ibadah ini tidak hanya menjadi tiang agama, tetapi juga dasar pembinaan kepribadian manusia,” kata Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga, Prof Amany Lubis, dikutip dari laman LPPOM MUI, Senin (27/1/2025).

Prof Amany menegaskan bahwa ajaran Islam, termasuk shalat, selalu relevan dengan perkembangan zaman.

“Jangan sampai ada pandangan bahwa ajaran Islam itu kuno. Ayat-ayatnya selalu terbarukan dan relevan dalam setiap masa,” katanya. Shalat bukan sekadar ritual, melainkan juga alat pembentukan karakter yang kokoh dan tangguh.

Menurut Prof Amany, shalat memiliki makna yang lebih dari sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sebagai jalan untuk membangun ketahanan mental dan spiritual yang kokoh, terutama di tengah tantangan kehidupan modern.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya