Berikut Ini Penyebab Permusuhan Islam-Kristen Menurut Haekal
Miftah yusufpati
Rabu, 14 Mei 2025 - 17:00 WIB
Muhammad Husain Haekal. Ist
LANGIT7.ID- Muhammad Husain Haekal mengatakan perlunya menyelidiki apa yang menjadi penyebab munculnya permusuhan sengit dan peperangan dahsyat yang dimulai oleh pihak Kristen terhadap Islam.
"Menurut hemat kami, kurangnya pemahaman masyarakat Barat terhadap hakikat ajaran Islam dan sejarah Nabi Muhammad adalah faktor utama yang memicu permusuhan tersebut," tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad".
Menurutnya, ketidaktahuan ini menimbulkan sikap kaku dan fanatisme yang mendalam dan kompleks. "Dari abad ke abad, ketidaktahuan itu semakin menumpuk, lalu berubah menjadi semacam berhala dalam jiwa generasi berikutnya," lanjutnya.
Untuk menghapusnya, kata Haekal lagi, tentu diperlukan kekuatan jiwa yang besar, sebagaimana kekuatan yang lahir pada masa awal kemunculan Islam.
Baca juga: Islam dan Kristen: Perbedaan Asasi yang Jadi Perdebatan Hebat semasa Nabi
Kristen Tidak Sesuai dengan Watak Barat
Haekal mengatakan ada sebab lain di luar kurangnya pengetahuan itu yang mendorong fanatisme pihak Barat hingga berulang kali memicu peperangan terhadap Islam dan umat Muslim.
"Menurut hemat kami, kurangnya pemahaman masyarakat Barat terhadap hakikat ajaran Islam dan sejarah Nabi Muhammad adalah faktor utama yang memicu permusuhan tersebut," tulis Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad".
Menurutnya, ketidaktahuan ini menimbulkan sikap kaku dan fanatisme yang mendalam dan kompleks. "Dari abad ke abad, ketidaktahuan itu semakin menumpuk, lalu berubah menjadi semacam berhala dalam jiwa generasi berikutnya," lanjutnya.
Untuk menghapusnya, kata Haekal lagi, tentu diperlukan kekuatan jiwa yang besar, sebagaimana kekuatan yang lahir pada masa awal kemunculan Islam.
Baca juga: Islam dan Kristen: Perbedaan Asasi yang Jadi Perdebatan Hebat semasa Nabi
Kristen Tidak Sesuai dengan Watak Barat
Haekal mengatakan ada sebab lain di luar kurangnya pengetahuan itu yang mendorong fanatisme pihak Barat hingga berulang kali memicu peperangan terhadap Islam dan umat Muslim.