Kangen Zainuddin MZ: Ketenangan Kunci Utama Capai Rumah Tangga Bahagia
Ahmad zuhdi
Kamis, 30 September 2021 - 14:56 WIB
Ilustrasi rumah tangga bahagia. Foto: Langit7.id/iStock
Banyak rumah tangga bahagia dan berhasil mencapai tujuan, namun banyak juga rumah tangga yang tidak bahagia dan tidak sampai pada pantai yang dituju. Pada saat seseorang mencari jodoh, dia merasa pasangan tersebutlah yang akan memberi kebahagiaan kepadanya.
Dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ menuturkan bahwa terkadang manusia tersilap oleh kebahagiaan yang semu, sementara dia tidak paham dengan tanggung jawab masing-masing dalam rumah tangga. Jika tanggung jawab sudah terabaikan, maka lahirlah ketidakharmonisan dalam rumah tangga.
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Indonesia Ibarat 5 Jari, Saling Melengkapi
"Bukankah jika kewajiban dilakukan akan memberikan rasa saling pengertian, pengertian akan membawa ketenangan, dan ketenangan adalah tangga utama untuk mencapai rumah bahagia," kata KH Zainuddin dalam salah satu ceramahnya, dikutip Kamis (30/9/2021).
Seorang suami,kata dia, memiliki kewajiban menggauli istrinya dengan baik. Manakala dia selesai mengucapkan ijab dan qabul, maka ia pun mengucapkan sighat taklik untuk mempergauli istrinya dengan baik (muasyarah bil ma'ruf).
Walaupun janji itu diucapkan di hadapan seorang penghulu, tapi pada hakikatnya janji itu adalah pengikraran di hadapan Allah Swt. Ini tidak lain karena nikah dalam pandangan Islam merupakan sesuatu yang sakral, suci, dan ibadah kepada Allah Swt.
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Takut Mati Cinta Dunia Bukti Tak Punya Bekal Akhirat
Dai sejuta umat almarhum KH Zainuddin MZ menuturkan bahwa terkadang manusia tersilap oleh kebahagiaan yang semu, sementara dia tidak paham dengan tanggung jawab masing-masing dalam rumah tangga. Jika tanggung jawab sudah terabaikan, maka lahirlah ketidakharmonisan dalam rumah tangga.
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Indonesia Ibarat 5 Jari, Saling Melengkapi
"Bukankah jika kewajiban dilakukan akan memberikan rasa saling pengertian, pengertian akan membawa ketenangan, dan ketenangan adalah tangga utama untuk mencapai rumah bahagia," kata KH Zainuddin dalam salah satu ceramahnya, dikutip Kamis (30/9/2021).
Seorang suami,kata dia, memiliki kewajiban menggauli istrinya dengan baik. Manakala dia selesai mengucapkan ijab dan qabul, maka ia pun mengucapkan sighat taklik untuk mempergauli istrinya dengan baik (muasyarah bil ma'ruf).
Walaupun janji itu diucapkan di hadapan seorang penghulu, tapi pada hakikatnya janji itu adalah pengikraran di hadapan Allah Swt. Ini tidak lain karena nikah dalam pandangan Islam merupakan sesuatu yang sakral, suci, dan ibadah kepada Allah Swt.
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Takut Mati Cinta Dunia Bukti Tak Punya Bekal Akhirat