Deep Learning Bisa Digunakan di Lintas Mata Pelajaran dan Terintegrasi Kurikulum Saat Ini
Lusi mahgriefie
Jum'at, 25 Juli 2025 - 09:15 WIB
Ilustrasi: indonesia.go.id
Metode deep learningatau pembelajaran dengan pendekatan mendalam bisa digunakan bersamaan dengan kurikulum yang sedang dijalani saat ini yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam webinar Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang disiarkan YouTube Kemendikdasmen, Selasa (22/7/2025).
"Beberapa hal dan pembelajaran dengan pendekatan mendalam ini bisa saja terintegrasi atau memiliki model Kurikulum 2013, bisa juga dalam beberapa hal menyangkut pendekatan yang mendalam itu juga ada beberapa irisannya Kurikulum Merdeka yang dua-duanya masih bisa dipakai untuk sistem yang ada sekarang ini," kata Mu'ti.
Jadi dikaitkan dengan implementasi deep learning, pembahasannya bisa dikemas dengan berbagai tema. Termasuk juga bisa dibahas di lintas mata pelajaran. "Satu pokok bahasan itu bisa dikaitkan dengan berbagai tema yang sejalan dan mungkin juga lintas pelajaran," jelas Menteri Mu'ti.
Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai menjelaskan karakteristik dari pembelajaran mendalam adalah pembelajaran yang sempit tetapi mendalam. Sehingga penerapannya bisa jadi mengubah muatan dari mata pelajaran yang sudah ada.
"Menegaskan bahwa penerapan pembelajaran mendalam sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 ini meniscayakan adanya perubahan dari sisi muatan dalam masing-masing mata pelajaran," ungkapnya.
Baca juga:Mendikdasmen Tegaskan Permendikdasmen No.13 Tahun 2025 Tidak Mengubah Kurikulum
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam webinar Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang disiarkan YouTube Kemendikdasmen, Selasa (22/7/2025).
"Beberapa hal dan pembelajaran dengan pendekatan mendalam ini bisa saja terintegrasi atau memiliki model Kurikulum 2013, bisa juga dalam beberapa hal menyangkut pendekatan yang mendalam itu juga ada beberapa irisannya Kurikulum Merdeka yang dua-duanya masih bisa dipakai untuk sistem yang ada sekarang ini," kata Mu'ti.
Jadi dikaitkan dengan implementasi deep learning, pembahasannya bisa dikemas dengan berbagai tema. Termasuk juga bisa dibahas di lintas mata pelajaran. "Satu pokok bahasan itu bisa dikaitkan dengan berbagai tema yang sejalan dan mungkin juga lintas pelajaran," jelas Menteri Mu'ti.
Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai menjelaskan karakteristik dari pembelajaran mendalam adalah pembelajaran yang sempit tetapi mendalam. Sehingga penerapannya bisa jadi mengubah muatan dari mata pelajaran yang sudah ada.
"Menegaskan bahwa penerapan pembelajaran mendalam sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 ini meniscayakan adanya perubahan dari sisi muatan dalam masing-masing mata pelajaran," ungkapnya.
Baca juga:Mendikdasmen Tegaskan Permendikdasmen No.13 Tahun 2025 Tidak Mengubah Kurikulum