home edukasi & pesantren

Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti Larang Anak Main Roblox, Ini Dia Alasannya

Rabu, 06 Agustus 2025 - 10:28 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti tengah melakukan tinjauan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, Senin (4/8). Foto: dok. Kemendikdasmen
Game Roblox yang sedang digemari anak-anak belakangan ini menjadi sorotan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Ia bahkan melarang anak-anak bermain game tersebut.

Ucapan ini tidak serta-merta muncul begitu saja. Awalnya, Menteri Mu'ti yang tengah melakukan tinjauan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, Senin (4/8) lalu itu mengobrol sekaligus mengingatkan para murid untuk tidak terlalu lama bermain ponsel dan juga tidak menyaksikan konten kekerasan.

Kemudian beberapa dari siswa tersebut mengaku bahwa mereka senang bermain Roblox.

"Kalau main HP tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya, di situ ada kata-kata yang jelek-jelek, jangan nonton yang tidak berguna ya. Nah yang main blok-blok (Roblox) tadi itu jangan main yang itu ya, karena itu tidak baik ya," kata Mu'ti mengutip Antara News, Selasa (5/8/2025).

Roblox sendiri merupakan salah satu platform gaming populer, terutama di kalangan anak-anak. Pada game ini pemain membuat dan memainkan berbagai jenis permainan secara virtual.

Yang menjadi alasan Utama Mu'ti melarang anak-anak bermain game Roblox karena ia menilai adanya adegan kekerasan dalam game tersebut.

"Itu kan banyak kekerasan ya di game itu, kadang-kadang anak-anak ini tidak memahami bahwa yang mereka lihat itu kan sebenarnya sesuatu yang tidak nyata," kata Abdul Mu'ti, mengutip Kompas.com.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya