home edukasi & pesantren

Mendikdasmen Paparkan Kebijakan Pendidikan Indonesia di Sidang UNESCO

Selasa, 04 November 2025 - 14:54 WIB
Mendikdasmen paparkan kebijakan pendidikan Indonesia di Sidang Umum Unesco. Foto: tangkapan layar
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berkesempatan pidato di Sidang Umum Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Ia menyampaikan kebijakan pendidikan di Indonesia, selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Saat berpidato, Menteri Mu'ti menggunakan bahasa Indonesia di hadapan perwakilan dari sejumlah negara. Ia mengatakan bahwa Indonesia percaya solusi tantangan global bukan semata-mata terletak pada kekuasaan atau ekonomi, melainkan pada manusia yang tercerahkan melalui pendidikan, sains, kebudayaan serta komunikasi dan informasi yang membebaskan.

"Nilai-nilai dasar ini yang membawa kami bahwa pendidikan adalah hak dasar anak dan tidak ada yang boleh tertinggal. Di Indonesia partisipasi anak sekolah usia 7-12 tahun 13-15 tahun masing-masing telah mencapai 99.19 persen dan 96.17 persen," kata Abdul Muti dalam 43rd Session of the General Conference yang dikutip melalui kanal YouTube UNESCO di Jakarta pada Selasa (4/11/2025).

Baca juga:Momen Bersejarah, Pertama Kali Mendikdasmen Pidato dalam Bahasa Indonesia di Sidang Unesco

Abdul Mu'ti juga memaparkan melalui Kemendikdasmen, pemerintah baru saja mengeluarkan kebijakan Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai pelaksanaan konstitusi dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta sebagai jalan menuju kemanusiaan yang adil dan beradab.

"Pemerintah Indonesia juga meluncurkan Gerakan Semesta untuk mempercepat pencapaian Tujuan Keempat dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang juga sejalan dengan kebijakan prioritas Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.

Adapun Gerakan Semesta tersebut meliputi:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya