home edukasi & pesantren

Nasihat Imam Syafii: Syarat dan Adab Menuntut Ilmu

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 12:35 WIB
Ilustrasi seorang muslimah yang terus mengasah kemampuan intelektual dengan terus belajar. Foto: Langit7.id/iStock
Imam Syafii berkata dalam salah satu syairnya bahwa barang siapa yang meninggalkan menuntut ilmu di waktu mudanya, maka bertakbirlah empat kali atas kematiannya. Ada pula pepatah lain yang mengatakan bahwa menuntut ilmu di waktu muda ibarat mengukir di atas sebuah batu.

Berbicara tentang ilmu, berarti kita berbicara masalah adab. Berbicara masalah adab menuntut ilmu, berarti kita berbicara cara mendapatkan ilmu. Seperti halnya shalat, kita membahas syarat mendirikan shalat. Untuk itu, Imam Syafi’i menerangkan dengan jelas syarat-syarat agar seseorang bisa mendapatkan ilmu.

Baca Juga:Arsitektur Masjid Tua di Indonesia, Banyak Tak Berkubah

Sebuah mahfudzot menyebutkan

أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلَّا بِسِتَّةٍ # سَأُنْيِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَـانٍ

ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاْجتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ # وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

"Saudaraku, engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam hal. Saya akan mengabarkan kepadamu perinciannya dengan jelas, yaitu kecerdasan, tamak, sungguh-sungguh, harta benda, kedekatan dengan guru, dan tempo yang lama."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmu pengetahuan menuntut ilmu imam syafi'i mahfudzot guru
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya