Cegah Burnout Akhir Tahun, Pakar Bagikan Tips Kelola Stres
Esti setiyowati
Ahad, 28 Desember 2025 - 13:47 WIB
Ilustrasi karyawan yang mengalami burnout akhir tahun. Foto: Pexels/Karola.
Fenomena burnout kerap ditemukan di berbagai kalangan, mulai dari pekerja hingga mahasiswa. Burnout adalah kondisi kelelahan mental, fisik, dan emosional yang ekstrem.
Kondisi ini dapat menurunkan motivaso, kinerja, hingga memicu sikap negatif pada diri sendiri dan orang lain.
Menjelang akhir tahun, isu burnout sering mencuat di kalangan pekerja dan mahasiswa. Tekanan target, tutup buku, hingga evaluasi menjadi penyebab seseorang mengalami burnout akhir tahun.
Baca juga: Islam Atasi Burnout: Ubah Pola Pikir Jadi Kerja Itu Wisata
Pakar Psikologi Industri dan Organisasi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sumaryono mengatakan tidak semua kelelahan psikologis dapat serta-merta disebut burnout.
Menurutnya, penting untuk memahami perbedaan antara stres, burnout, dan depresi agar dapat merespons dengan tepat dan proporsional.
Ia menjelaskan bahwa burnout, stres, dan depresi merupakan tiga kondisi yang berbeda.
Kondisi ini dapat menurunkan motivaso, kinerja, hingga memicu sikap negatif pada diri sendiri dan orang lain.
Menjelang akhir tahun, isu burnout sering mencuat di kalangan pekerja dan mahasiswa. Tekanan target, tutup buku, hingga evaluasi menjadi penyebab seseorang mengalami burnout akhir tahun.
Baca juga: Islam Atasi Burnout: Ubah Pola Pikir Jadi Kerja Itu Wisata
Pakar Psikologi Industri dan Organisasi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Sumaryono mengatakan tidak semua kelelahan psikologis dapat serta-merta disebut burnout.
Menurutnya, penting untuk memahami perbedaan antara stres, burnout, dan depresi agar dapat merespons dengan tepat dan proporsional.
Ia menjelaskan bahwa burnout, stres, dan depresi merupakan tiga kondisi yang berbeda.