17 SNT Mulai Beroperasi, Kegiatan MPLS Perdana Dimulai Pekan Ini
Lusi mahgriefie
Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:55 WIB
17 SNT Mulai Beroperasi, Kegiatan MPLS Perdana Dimulai Pekan Ini
Sebanyak 17 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di berbagai wilayah Indonesia telah resmi memulai layanan pendidikan untuk tahun ajaran 2026/2027. Beroperasinya 17 SNT ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai pada Senin (10/8).
Salah satu SNT tersebut yaitu SNT 7 Bogor, Jawa Barat dimana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, hadir dan menjadi pembina upacara pada hari pertama MPLS.
"Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu model pendidikan khusus yang kita kembangkan sebagai penjabaran dari Instruksi Presiden yang telah diterbitkan oleh Bapak Presiden dan sebagai bagian dari usaha besar bangsa Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi sejarah baru karena mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027," ujar Menteri Mu'ti meansir laman Kemendikdasmen, Rabu (12/8/2026).
Ia menambahkan, SNT memberikan kesempatan dan layanan pendidikan yang memungkinkan murid dengan kemampuan istimewa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, memperoleh lingkungan belajar yang mendukung perkembangan potensinya secara lebih optimal.
Baca juga:Mengenal Lebih Jauh Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT): Kurikulum, Lokasi dan Fasilitas
Jadi sekolah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan dan pelayanan kepada anak-anak yang memiliki kemampuan istimewa, khususnya dalam bidang akademik maupun nonakademik serta untuk dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat dan lebih baik lagi.
Mendikdasmen meyakini bahwa setiap murid memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang beragam. Karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang dapat memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
Salah satu SNT tersebut yaitu SNT 7 Bogor, Jawa Barat dimana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, hadir dan menjadi pembina upacara pada hari pertama MPLS.
"Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu model pendidikan khusus yang kita kembangkan sebagai penjabaran dari Instruksi Presiden yang telah diterbitkan oleh Bapak Presiden dan sebagai bagian dari usaha besar bangsa Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi sejarah baru karena mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027," ujar Menteri Mu'ti meansir laman Kemendikdasmen, Rabu (12/8/2026).
Ia menambahkan, SNT memberikan kesempatan dan layanan pendidikan yang memungkinkan murid dengan kemampuan istimewa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, memperoleh lingkungan belajar yang mendukung perkembangan potensinya secara lebih optimal.
Baca juga:Mengenal Lebih Jauh Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT): Kurikulum, Lokasi dan Fasilitas
Jadi sekolah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan dan pelayanan kepada anak-anak yang memiliki kemampuan istimewa, khususnya dalam bidang akademik maupun nonakademik serta untuk dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat dan lebih baik lagi.
Mendikdasmen meyakini bahwa setiap murid memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang beragam. Karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang dapat memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.