home sosok muslim

KH Maimoen Zubair Lahir Saat Peristiwa Sumpah Pemuda

Kamis, 28 Oktober 2021 - 16:01 WIB
Almarhum KH Maimoen Zubair (foto: nu.or.id)
Siapa yang tak kenal dengan Mbah Moen? Ulama yang memiliki nama lengkap KH Maimun Zubair itu merupakan seorang alim, faqih, sekaligus muharrik (penggerak). Ia menjadi salah satu rujukan ulama Tanah Air dalam bidang fiqih, karena beliau menguasai ilmu fiqih dan ushul fiqh secara mendalam.

Mbah Moen lahir bertepatan dengan berlangsungnya Kongres Pemuda atau Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 di Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Beliau putra Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih yang juga murid dari Syekh Said al-Yamani serta Syekh Hasan al-Yamani al-Makky.

“Bulan oktober adalah bulan penentuan. Hijrah nabi itu di bulan oktober. Bangsa Indonesia dipersatukan bulan Oktober (Sumpah pemuda). Alhamdulillah, saya lahir juga bulan oktober (28 Oktober 1928),” kata Mbah Moen dalam salah satu tausiyahnya yang ditayangkan kanal youtube Petiga tv, dikutip Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Masjid KH Maimoen Zubair Berdiri di Temanggung Jateng



Kawan dekat Kiai Sahal Mahfudh itu merupakan santri kelana di pesantren-pesantren Jawa, sembari mendalami ilmu di Tanah Hijaz. Hingga purna petualangan itu, beliau pun mengasuh pesantren Al-Anwar di kota kelahirannya.

Mbah Moen sejak kecil terdidik dengan baik. Ia mencintai ilmu pengetahuan berkat sang ayah. Tak heran jika beliau mewarisi kedalaman ilmu orang tuanya. Saat remaja, ia meneruskan pendidikan di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim. Di pesantren ini, beliau juga mengaji kepada Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jejak ulama kh maimoen zubair
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya