Pendis: Kejayaan Peradaban Islam Ditandai dengan Pesatnya Iptek
Jaja Suhana
Rabu, 17 November 2021 - 09:09 WIB
Masjid Agung Al Azhar. Foto: Simas Kemenag
Gelaran Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tengah dilaksanakan. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Muhammad Ali Ramdhani mengatakan kejayaan peradaban Islam ditandai dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
Dhani menuturkan, literatur-literatur dan kajian Islam bermunculan lahir dari tradisi riset yang dikembangkan para ilmuwan. Menebarkan jangkar-jangkar gagasan dan pemikiran yang brilian dan membanggakan.
“PTKI harus mengembangkan tradisi keilmuan dan riset untuk mengisi ruang-ruang kehidupan kemanusiaan dan peradaban antara agama dan ilmu pengetahuan harus saling mengisi dan menguatkan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi manusia sejagat,” kata Dhani dalam keterangan yang diterima LANGIT7.ID, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga:Jusuf Kalla: Masjid Dapat Jadi Shelter Mitigasi Bencana
Dhani menegaskan, OASE harus menjadi sarana untuk mengembangkan tradisi riset dan kajian-kajian keilmuan yang berbasis keagamaan dari PTKI untuk Indonesia dan dunia.
Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Suyitno mengatakan OASE merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR). Giat ini kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).
Baca Juga:Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Libatkan Remaja Masjid
Dhani menuturkan, literatur-literatur dan kajian Islam bermunculan lahir dari tradisi riset yang dikembangkan para ilmuwan. Menebarkan jangkar-jangkar gagasan dan pemikiran yang brilian dan membanggakan.
“PTKI harus mengembangkan tradisi keilmuan dan riset untuk mengisi ruang-ruang kehidupan kemanusiaan dan peradaban antara agama dan ilmu pengetahuan harus saling mengisi dan menguatkan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi manusia sejagat,” kata Dhani dalam keterangan yang diterima LANGIT7.ID, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga:Jusuf Kalla: Masjid Dapat Jadi Shelter Mitigasi Bencana
Dhani menegaskan, OASE harus menjadi sarana untuk mengembangkan tradisi riset dan kajian-kajian keilmuan yang berbasis keagamaan dari PTKI untuk Indonesia dan dunia.
Sementara, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Suyitno mengatakan OASE merupakan bentuk transformasi dari kegiatan yang semula bernama Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR). Giat ini kemudian dikembangkan menjadi dua even, yaitu OASE dan Pekan Seni Olahraga Mahasiswa Nasional (PESONA).
Baca Juga:Cegah Penyebaran Covid-19, Kemenag Libatkan Remaja Masjid