Tolak Terorisme, Wahdah Islamiyah Minta Pemerintah Gandeng Ulama
Jaja Suhana
Ahad, 28 November 2021 - 15:42 WIB
Tim Swat Polisi di Tempat Kerja. Foto: Langit7/iStock.
Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin menolak tegas berbagai tindakan terorisme. Ia berharap terorisme segera berakhir. Hal itu disampaikan Ustaz Zaitun saat menjadi narasumber pada kegiatan Pra Muktamar Wahdah Islamiyah yang berlangsung secara daring, Kamis-Ahad (25-28/11/2021).
“Kita ingin terorisme ini diatasi dan dihilangkan, baik di tingkat pribadi maupun kelompok, termasuk oleh negara. Contohnya terorisme terhadap bangsa Palestina,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan Wahdah Islamiyah selama ini berlandas manhaj wasathiyah Islam. Yakni Islam yang berada di tengah-tengah, penuh keadilan dan rahmat, serta selalu setia terhadap kebenaran. “Manhaj wasathiyah menolak terorisme. Kita harus terus berlandaskan pada manhaj tersebut,” ujar UZR, panggilan akrabnya.
Baca Juga:Wapres: Fatwa MUI Jadi Rujukan Penanggulangan Terorisme
UZR berpesan kepada aparat keamanan agar dalam menumpas terorisme selalu melibatkan ulama, dai maupun Ormas-ormas Islam. Termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Di MUI ada BPET (Badan penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme). Jika MUI dilibatkan akan lebih komprehensif dan menghilangkan ekses-ekses negatif. Ini akan berpengaruh positif terhadap pembangunan, terutama pembangunan jiwa-jiwa bangsa Indonesia,” katanya.
Baca Juga:Tafsir Surat Al Fathir Ayat 28: Ulama sebagai Pembimbing Umat
“Kita ingin terorisme ini diatasi dan dihilangkan, baik di tingkat pribadi maupun kelompok, termasuk oleh negara. Contohnya terorisme terhadap bangsa Palestina,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan Wahdah Islamiyah selama ini berlandas manhaj wasathiyah Islam. Yakni Islam yang berada di tengah-tengah, penuh keadilan dan rahmat, serta selalu setia terhadap kebenaran. “Manhaj wasathiyah menolak terorisme. Kita harus terus berlandaskan pada manhaj tersebut,” ujar UZR, panggilan akrabnya.
Baca Juga:Wapres: Fatwa MUI Jadi Rujukan Penanggulangan Terorisme
UZR berpesan kepada aparat keamanan agar dalam menumpas terorisme selalu melibatkan ulama, dai maupun Ormas-ormas Islam. Termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Di MUI ada BPET (Badan penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme). Jika MUI dilibatkan akan lebih komprehensif dan menghilangkan ekses-ekses negatif. Ini akan berpengaruh positif terhadap pembangunan, terutama pembangunan jiwa-jiwa bangsa Indonesia,” katanya.
Baca Juga:Tafsir Surat Al Fathir Ayat 28: Ulama sebagai Pembimbing Umat