home global news

Studi Ungkap Kasus Lumpuh Wajah Terkait Pemberian Vaksin Pfizer

Jum'at, 23 Juli 2021 - 06:00 WIB
Persiapan pemberian dosis vaksin. Foto: Langit7.id/Istock
Vaksin Covid-19 dari Pfizer termasuk yang mendapat persetujuan WHO untuk disebarluaskan karena menawarkan perlindungan cukup terhadap virus.

Seperti vaksin lain, vaksin ini juga menimbulkan efek samping umum yang kerap dilaporkan, seperti kelelahan, nyeri atau pegal di area suntikan, mual, hingga sedikit demam.

Meski ada pula reaksi serius namun sangat jarang, yakni penggumpalan darah usai divaksi AstraZeneca dan Johnson & Johnson, namun jumlahnya sangat kecil.

Kabar terkini soal efek samping datang dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) yang melaporkan ada efek samping serius yang jarang ditemukan. Sebuah studi terbaru menemukan kaitan antara Bell’s Palsy dengan vaksin Pfizer.

Penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal BMJ Case Reports dengan merinci kasus seorang pasien berusia 61 tahun.

Ia dirawat di ruang gawat darurat setelah mulai mengeluarkan air liur, kehilangan kemampuan menutup mata kanannya, dan sisi kanan dahinya tidak bisa bergerak sekitar lima jam setelah menerima dosis pertama vaksin Pfizer.

Usai CT Scan dan tes darah dilakukan, dokter kemudian mendiagnosis pria ini mengalami Bell’s Palsy
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
vaksin efek samping vaksin covid-19 vaksin covid-19 vaksin pfizer bell's palsy
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya