Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 09 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

12 Ciri Generasi Alfa, Anak Digital yang Sulit Diprediksi

Muhajirin Sabtu, 15 Januari 2022 - 15:19 WIB
12 Ciri Generasi Alfa, Anak Digital yang Sulit Diprediksi
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Perkembangan generasi alfa di era 4.0 mengubah cara pandang dan pola hidup masyarakat yang semula konvensional menjadi inkonvensional. Terlebih karena pertumbuhan teknologi, masyarakat mau tidak mau dituntut untuk berevolusi.

Mengutip jurnal Ferdian Achsani dari IAIN Surakarta tentang generasi alfa, peran keluarga sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak jika dilihat dari seluruh aspek kehidupan.

Jika yang dibicarakan adalah generasi alfa, peran keluarga yang terdiri dari generasi Y dan Z cenderung sebagai pengambil keputusan. Sementara generasi veteran dan X berperan sebagai konselor dan pendamping, kolaborasi antargenerasi ini akan menghasilkan new brainstorming terhadap generasi alfa.

Ahli demografi dan futurist, Mark McCrindle, memprediksi generasi Alfa tidak lepas dari gadget, kurang bersosialisasi, kurang bersosialisasi, kurang daya kreativitas dan bersikap individualis.

Generasi alfa menginginkan hal-hal yang instan dan kurang menghargai proses. Keasyikan mereka dengan gadget membuat mereka teralienasi secara sosial. Pada sisi lain peran serta keluarga, terutama ayah dan ibu dalam memberikan pendidikan sangat penting.

Terlebih, tantangan yang sangat besar mengacu pada 21st Century Partnership Learning Framework, pendidikan abad 21 harus mampu menghasilkan outcomes yang memiliki beberapa keterampilan utama.

Keterampilan utama itu yakni learning and innovation skills yang mencakup: creativity and innovation, critical thinking and problem solving, communication and collaboration. Kedua, information, media and technology skills yang mencakup information literacy, media literacy and ICT (information, communication and technology) literacy.

Ketiga, life and career skills yang mencakup flexibility and adaptability, initiative and self direction, social and cross cultural skills, productivity and accountability dan leadership and responsibility.

Menurut Ferdian, generasi alpha akan memiliki keterampilan yang ditunjukkan (become more specialised) memiliki spesialisasi. Observasi yang dilakukan para peneliti beberapa tahun terakhir menunjukan peningkatan spesialisasi.

Para peneliti juga memprediksi tren teknologi akan berlanjut di generasi alfa dan akan mendorong ke arah otomatisasi. Akan tetapi, Ferdian menemukan, generasi alfa memiliki kemampuan ganda (multiple task), lebih spesialisasi (keterampilan) dan memiliki indentitas ganda yang menunjukkan citra diri yang tunjukkan di media sosial.

Mark McCrindle memprediksi ada sekitar 2,5 juta generasi alfa lahir setiap pekan di seluruh dunia. Mereka adalah anak-anak yang akan tumbuh dengan smartphone dan iPad di tangan.

Setidaknya ada 12 karakter yang dimiliki oleh generasi alfa berdasarkan analisa para sosiolog. Mengutip Parenting Firstcry, 12 karakteristik itu yakni:

1. Paling Terdidik

Meski sebagian besar dari anak generasi alfa ini masih dalam masa pertumbuhan, namun kelak mereka akan jadi generasi paling terdidik sepanjang sejarah. Itu berkat teknologi dan informasi instan yang tersedia.

Anak-anak itu akan tumbuh, dan belajar lebih banyak serta dalam tentang dunia daripada para pendahulunya. Ini juga akan mengubah sifat pendidikan tinggi karena memberikan ekspektasi yang sangat berbeda pada institusi.

2. Paham Teknologi

Orang tua dari anak generasi alfa mungkin lahir saat teknologi baru dimulai. Namun, para generasi alfa akan menjadi orang yang memiliki integrasi teknologi tanpa batas ke dalam setiap aspek kehidupan.

Faktanya, generasi alf dan teknologi saling terkait, sehingga diperkirakan saat mereka berusia 8 tahun, keterampilannya terhadap teknologi akan melampaui orang tua.

3. Artificial Intelligence Jadi Realita Mereka

Bagi generasi alfa, artificial intelligence (AI) mendominasi realitas mereka dan merupakan bagian alami dari kehidupan mereka. Ini juga menjadi faktor bagi mereka dalam melihat dunia dengan banyaknya informasi yang disajikan.

4. Pembelajaran Sangat Personal

Generasi alfa terbiasa memiliki akses langsung ke informasi yang dibutuhkan, sehingga membuat metode pembelajaran lama menjadi hal kuno. Generasi alfa akan belajar dengan kecepatan mereka sendiri, pengalaman belajar yang dipersonalisasikan serta ditargetkan untuk mengimbangi kemampuannya.

Bersama dengan ruang kelas, modul dan tutorial pembelajaran online akan memfasilitasi pendekatan mereka terhadap pendidikan.

5. Media Sosial Jadi Mode Interaksi Sosial

Generasi alfa akan berinteraksi serta bersosialisasi secara dominan dengan teman dan rekannya melalui media sosial. Dengan media sosial, anak-anak ini akan selalu terhubung sepanjang hari, dan membawa serta kekhawatiran tentang privasi dan bullying di media sosial.

Penerimaan seorang anak untuk bersosialisasi pun dihitung dengan seberapa besar mereka disukai secara online. Meskipun hal ini kini menjadi norma, generasi alpha perlu diajari tentang pentingnya interaksi dengan orang lain secara langsung dengan bertatap muka.

6. Tidak Suka Berbagi

Etnografi telah mengungkapkan, generasi alfa tidak suka terlalu banyak berbagi. Ini berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih suka berbagi.

7. Tidak Suka Mengikuti Aturan

Generasi alfa tidak dapat dibatasi oleh aturan seperti generasi sebelumnya. Energi yang mereka miliki sulit ditahan karena dunia digital yang menghubungkan mereka dengan perspektif tak terbatas untuk membendung kebutuhan diri sendiri.

8. Tidak Bisa Diprediksi

Generasi alfa tidak bisa diprediksi. Seseorang dari generasi sebelumnya yang menargetkan generasi alfa dalam beberapa urusan akan merasa jengkel karena generasi alfa dapat terus berubah dan tak bisa diprediksi.

Mereka juga cenderung lebih individualistis. Maka itu, generasi alfa tidak termasuk dalam kategori yang dominan. Jadi, pada saat menemukan cara untuk memprediksinya, mereka bahkan dapat menunjukkan perilaku baru.

9. Masa Kecil Sangat Berbeda

Tidak seperti orang tua generasi milenial yang menikmati waktu luang dengan mereka bermain di luar ruangan dan menghabiskan waktu tanpa melakukan apa-apa, anak generasi alpha berbeda. Mereka hidup di dunia dengan stimulasi kognitif yang konstan, sehingga anak generasi alfa membutuhkan lebih banyak struktur dalam hari-hari mereka agar tidak gelisah.

Selain itu, anak generasi alfa juga khawatir terhadap adanya tekanan dari teman sebayanya. Untuk itu, mereka berlomba agar bisa berprestasi di sekolah dan menginvestasikan waktu demi mengikuti kegiatan ekstrakurikuler agar berprestasi. Meskipun cara tersebut berhasil untuk beberapa dari mereka, namun tak jarang ada yang merasa stres dan cemas.

10. Pola Makan Sangat Berbeda

Karbohidrat, lemak, dan susu organik akan menjadi bagian besar dari apa yang mereka sukai untuk memenuhi membutuhkan energi. Kebanyakan dari generasi alfa kecanduan pasta, makaroni dan keju, dan banyak sereal lainnya yang mengandung lemak jenuh.

11. Mereka Hidup Saat ini

Kekhawatiran tentang kesulitan di masa depan hampir menghilang pada generasi ini. Jadi, tren hidup saat ini populer dengan para generasi generasi alfa. Yang mana, anak-anak ini hanya mengkhawatirkan hidup yang dijalani hari ini.

12. Gayanya Funky

Anak generasi alfa lebih fokus pada gaya dan kenyamanan individu daripada norma sosial, sehingga mereka diperkirakan menjadi generasi yang paling suka pamer. Nama-nama anak generasi ini juga semakin multikultural dan benar-benar original.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 09 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)