Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home masjid detail berita

Ada di Indonesia, Masjid Unik Ini Terinspirasi dari Al-Quran

fajar adhitya Jum'at, 23 Juli 2021 - 23:50 WIB
Ada di Indonesia, Masjid Unik Ini Terinspirasi dari Al-Quran
Masjid di Indonesia yang terinspirasi dari Al-Quran. (Foto: Archdaily)
LANGIT7.ID, Surabaya - Udara sejuk mengalir dari celah-celah dinding yang berbentuk seperti sarang lebah, menyapa tubuh jamaah yang sedang shalat di dalamnya. Marmer, dinding, pilar, hingga atap yang berwarna putih menguatkan kesan suci dan menambah kekhusyukan.

Masjid unik ini terletak di kompleks perumahan Puri Surya Jaya, Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki nama resmi Masjid Al Ikhlas. Namun masjid ini terkenal di masyarakat sebagai Masjid Sarang Lebah atau Masjid An-Nahl, karena sarang lebah menginspirasi sebagian besar elemen arsitektur masjid.

Sang arsitek, Andy Rahman terinspirasi Surat An Nahl ketika mendesain masjid ini. Tepatnya Surat An Nahl ayat 68: "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia."

Andy ingin masjid ini menjadi madu bagi lingkungan, tidak hanya manis secara fisik tetapi juga terasa manis dalam konteks yang lebih luas, keummatan.

Lubang pada dinding memungkinkan udara mengalir bebas dari dalam ke luar, sehingga ruangan di dalam masjid menjadi lebih sejuk. Dinding berlubang ini terbuat dari blok ventilasi, yang mendominasi tampilan masjid secara keseluruhan.

Di saat masjid-masjid lain berlomba-lomba menggunakan AC, Masjid Honeycomb ini tetap menganut paham bahwa masjid non-AC pun bisa nyaman bagi jamaah di dalamnya dengan mengaplikasikan dinding ala Nusantara.

Terakota dan sarang lebah (segi enam) menjadi dua jenis blok ventilasi yang digunakan di masjid ini, yang dibuat khusus oleh pengrajin lokal di Buduran, Sidoarjo. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada perajin lokal untuk tetap bertahan dan bersaing di era global saat ini.

Konsep bangunan panggung dan konsep payung keduanya diadaptasi dari budaya Nusantara. Konsep bangunan panggung dilakukan dengan cara menarik dinding permukaan tanah ke belakang, untuk memberikan efek 'panggung' pada lantai dua dengan kolom-kolom yang menonjol di depan.

Untuk memperkuat kesan, dinding blok ventilasi dibuat kontras. Bagian bawah berwarna terakota, sedangkan bagian atas berwarna semen. Konsep payung dibuat dengan membuat tiang yang menerus ke atas, menopang atap berbentuk payung besar yang menaungi keberadaan bangunan masjid.

Selain itu, masjid ini secara konsisten mengedepankan konsep esensial jamaah sebagai entitas publik dan sosial. Seperti halnya lebah, yang merupakan makhluk sosial dan pekerja keras, di mana tidak ada lebah yang hidup sendiri.

"Jadi, dari masjid ini, kami ingin membangun empati yang lebih luas kepada sesama manusia dan tetap fokus pada kegiatan keagamaan," dikutip Archdaily.com.

Tampilan paling dominan dari masjid ini adalah dinding berlubang berupa blok ventilasi berbentuk segi enam, mirip dengan sarang lebah. Bentuk sarang lebah inilah yang membuat masjid populer.

Bentuk sarang lebah segi enam juga terulang di beberapa bagian masjid, misalnya di dinding utama sebagai orientasi ibadah jamaah, semakin memperkuat citra sarang lebah.

Sebagai empati terhadap penyandang disabilitas, masjid ini hadir dengan desain yang ramah penyandang disabilitas, dengan menyediakan ramp dan toilet bagi penyandang disabilitas laki-laki dan perempuan sehingga mereka tidak mengalami kesulitan untuk mengakses masjid ini dan fasilitasnya.

Saat pandemi Covid-19 terjadi awal tahun lalu, pengurus masjid mengambil kebijakan dengan menjadikan masjid sebagai bank makanan untuk membantu masyarakat bawah yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi.

Masjid ini menyediakan sekitar 70-95 paket beras setiap hari untuk para musafir dan mereka yang tinggal di jalanan yang sebagian besar adalah tukang ojek online. Selain menjadi bank sembako, Masjid Sarang Lebah menyediakan paket sembako, masker, dan hand sanitizer untuk diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di desa-desa sekitar.

Masjid mengambil contoh dari lebah yang selalu berjiwa sosial, membantu sesama yang membutuhkan, tanpa pandang bulu.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)