Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Pemerintah Lanjutkan PPKM Jawa-Bali, Jabodetabek Level 2

Garry Talentedo Kesawa Senin, 24 Januari 2022 - 19:35 WIB
Pemerintah Lanjutkan PPKM Jawa-Bali, Jabodetabek Level 2
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali hingga 31 Januari 2022. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai evaluasi PPKM secara virtual, Senin (24/1).

Luhut menjelaskan dalam periode ini, wilayah aglomerasi Jabodetabek menerapkan PPKM Level 2. "Pemerintah secara konsisten memperlakukan DKI Jakarta sebagai salah satu kesatuan aglomerasi Jabodetabek. Secara aglomerasi Jabodetabek saat ini masih pada Level 2," kata Luhut.

Baca juga: Dua Pasien Omicron Meninggal, DPR Desak Pemerintah Percepat Vaksinasi

Menko Marves mengungkapkan hingga saat ini terdapat kenaikan kasus konfirmasi harian Omicron di wilayah Jawa-Bali dalam tujuh hari terakhir. Peningkatan diidentifikasi bersumber dari wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Luhut menjelaskan bahwa kasus konfirmasi Omicron tidak lagi imported case, melainkan didominasi oleh transmisi lokal. Sedangkan kasus yang disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) berada di bawah 10 persen dari total kasus nasional. "Dari sini dapat disimpulkan bahwa transmisi lokal yang terjadi di Indonesia sudah lebih mendominasi dibanding waktu sebelumnya," ungkapnya.

Meningkatnya penyebaran varian Omicron juga membuat tren positivity rate mengalami peningkatan, terutama melalui tes PCR. Meskipun secara keseluruhan PCR dan antigen positivity rate di bawah 5 persen, lanjut Luhut, positivity rate PCR terus meningkat mencapai hampir 9 persen.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Omicron, Kemenkes Siagakan 80.000 Tempat Tidur di RS

Lebih lanjut, Luhut mengatakan sejak varian Omicron terdeteksi pertama kali di Indonesia, hingga saat ini belum terlihat kenaikan kasus yang cukup eksponensial. Kasus kematian harian di seluruh Jawa-Bali masih berada di tingkat yang rendah dalam 14 hari terakhir.

"Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit juga relatif rendah dibandingkan dengan awal kenaikan varian Delta. Hal ini memberikan ruang yang lebar sebelum mencapai batas mengkhawatirkan 60 persen," tuturnya.

"Dengan berbagai perkembangan tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Protokol kesehatan jangan ditinggalkan, selalu kenakan masker, kurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu dan selalu gunakan PeduliLindungi ketika beraktivitas di tempat umum," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Omicron Tembus 1.600, Menkes Ingatkan Warga Disiplin Prokes

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)