LANGIT7.ID, New Delhi - Muskan Khan, seorang mahasiswi India menjadi simbol perlawanan muslimah dalam memperjuangkan hak mereka mengenakan jilbab. Ia menyeru ke setiap muslimah agar tak perlu tak takut.
Awal pekan ini, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan Muskan Khan tengah dilecehkan sekelompok pria dengan selendang safron, warna yang identik dengan simbol Hindu.
Khan mendapat pujian karena berani menggertak dan menghadapi massa anti jilbab, saat tiba di salah satu kampus tempat ia kuliah pada Selasa (8/2/2022). Saat massa berteriak "Jai Sri Ram" (Salam Tuhan Ram) berulang kali, Khan berteriak "Allahu Akbar" saat dia dibawa pergi oleh pejabat kampusnya.
Khan mengaku tak pernah takut meneriakkan kalimat suci itu di hadapan massa anti jilbab. Ia mengaku mendapatkan keberanian dan kekuatan saat mengingat Allah Ta'ala.
"Saya ingat Allah karena ketika kita mengingat Allah, kita mendapatkan banyak keberanian dan kekuatan. Jadi saya berteriak Allahu Akbar," kata Khan, dikutip Anadolu Agency, Jumat (11/2/2022).
Kontroversi tentang jilbab merebak di seluruh India usai salah satu perguruan tinggi di Karnataka, India menyuruh mahasiswi melepas hijab di dalam kelas. Para mahasiswi muslimah memprotes kebijakan tersebut, sebab konstitusi India mengizinkan masyarakat mengenakan pakaian pilihan mereka dan menampilkan simbol-simbol agama.
Para mahasiswi muslimah telah membawa perkara tersebut ke pengadilan. Pada Kamis (10/2/2022), Pengadilan Tinggi Karnataka menyerahkan kasus tersebut ke pengadilan pusat.
Khan menegaskan, larangan jilbab bagi muslimah di perguruan tinggi sangat mengecewakan. Namun, di sisi lain ia tak menyangka mendapat banyak dukungan atas apa yang dia lakukan.
"Semua orang mengirimi saya cinta, dukungan, saya tidak takut," kata Khan sambil menegaskan bangga menjadi orang India.
Khan mengaku hanya memperjuangkan hak-hak wanita muslimah. Maka itu, ia berani membawa perkara tersebut ke pengadilan tinggi.
"Saya menunggu sidang Pengadilan Tinggi dan Konstitusi kita yang agung tidak bertentangan dengan agama apapun. Saya bangga akan hal itu," katanya.
Khan berharap, kerukunan beragama di India bisa berlaku. "Ada beberapa orang yang berbeda keyakinan, tetapi mereka juga saudara saya. Saya yakin semuanya akan segera baik-baik saja," katanya.
(jqf)