Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Mengapa Sabuk Pengaman Penting untuk Buah Hati?

Muhajirin Ahad, 29 Mei 2022 - 03:00 WIB
Mengapa Sabuk Pengaman Penting untuk Buah Hati?
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada beberapa alasan mengapa orang tua mesti menggunakan sabuk pengaman untuk anak di mobil, terutama jika sang buah hati berumur di bawah 12 tahun. Orang tua bisa menggunakan kursi booster atau sabuk pengaman dengan menyesuaikan usia, tinggi, dan berat badan anak.

Mengutip CDC, kecelakaan kendaraan bermotor merupakan penyebab utama kematian anak-anak di Amerika Serikat. Pada 2019, ada 600 lebih anak berusia 12 tahun ke bawah meninggal dalam kecelakaan kendaraan bermotor. Lalu, ada lebih dari 91 ribu terluka.

Dari jumlah tersebut, 38 persen tidak menggunakan sabuk pengaman. Ini menunjukkan pentingnya menggunakan sabuk pengaman untuk anak di sepanjang perjalanan.

Dari data tersebut, penggunaan sabuk pengaman mengurangi risiko cedera dalam kecelakaan sebesar 71-92 persen untuk anak, jika dibandingkan dengan penggunaan sabuk pengaman saja.

Penggunaan kursi booster mengurangi risiko cedera serius sebesar 45 persen untuk anak usia 4–8 tahun, jika dibandingkan dengan penggunaan sabuk pengaman saja.Penggunaan sabuk pengaman mengurangi risiko kematian dan cedera serius sekitar setengahnya untuk anak-anak dan orang dewasa.

Tahapan Penggunaan Pengaman Saja

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setiap kali hendak melakukan perjalanan. Pastikan anak duduk dengan benar di kursi mobil atau kursi booster, dengan mengenakan sabuk pengaman.

Gunakan kursi mobil yang menghadap ke belakang untuk bayi hingga usia 2-4 tahun. Bayi dan balita harus diikat di kursi mobil yang menghadap ke belakang dengan sabuk pengaman. Cara ini menawarkan perlindungan terbaik.

Namun perlu diperhatikan, orang tidak dianjurkan menggunakan kursi yang menghadap belakang di kursi depan. Kantong udara penumpang bisa melukai bahkan membunuh anak kecil saat terjadi kecelakaan.

Untuk anak usia 5 tahun sudah bisa menggunakan kursi normal, namun orang tua harus memastikan sabuk pengaman terpasang dengan benar. Periksa jok mobil dan label pada jok mobil secara manual, untuk mengetahui batas berat dan tinggi.

Jika kursi mobil yang menghadap ke depan membesar, gunakan kursi booster hingga sabuk pengaman terpasang dengan benar. Jika jumlah anak melebihi kursi mobil, maka bisa diikat di kursi booster pemosisian sabuk dengan sabuk pengaman, sampai sabuk pengaman terpasang dengan benar tanpa kursi booster.

Sabuk pengaman terpasang dengan benar ketika sabuk pangkuan melintang di paha atas (bukan perut), dan sabuk bahu melintang di tengah bahu dan dada (bukan di leher/wajah atau di luar bahu). Ini biasanya tidak terjadi sampai anak-anak berusia 9-12 tahun.

Saat sabuk pengaman terpasang dengan benar tanpa kursi booster, gunakan sabuk pengaman di setiap perjalanan. Anak-anak tidak perlu lagi menggunakan kursi booster jika sabuk pengaman terpasang dengan benar.

Pemasangan sabuk pengaman yang tepat biasanya tidak terjadi sampai anak-anak berusia 9-12 tahun. Kesesuaian sabuk pengaman dapat bervariasi menurut kendaraan, jadi periksa kesesuaian di semua kendaraan untuk memastikan anak tidak perlu lagi menggunakan kursi booster.

Bisa jadi, seorang anak membutuhkan booster seat di satu kendaraan tapi tidak di kendaraan lain. Jaga agar anak duduk dengan benar di kursi belakang hingga usia 12 tahun untuk perlindungan terbaik.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)