LANGIT7.ID, Jakarta - Di era modern saat ini, media sosial memiliki peran penting terhadap kehidupan manusia. Tak sekadar untuk berkomunikasi, platform tersebut juga memiliki fungsi yang beragam, salah satunya seperti berdagang.
Namun, dalam menggunakan media sosial perlu perhatian ekstra guna menjaga akun dari risiko peretasan. Sebab, jika data diretas, itu berpotensi disalahgunakan oleh pihak tak bertanggungjawab.
Baca juga: Netiket, 10 Etiket Berselancar di Internet dan Media SosialSalah satu risiko bahayanya, bisa saja peretas menggunakan data yang dicurinya untuk memeras korban. Mereka akan meminta dana besar alih-alih mengembalikan data serta akun yang sudah di-hack. Selain itu, peretas juga bisa menjalankan aksi manipulasi untuk menipu kerabat korban yang ada di jaringan media sosial tersebut.
Jadi untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah tips mengamankan akun media sosial dari peretasan, melansir dari Security Today, Jumat (18/2/2022).
1. Gunakan Kata Sandi yang KuatJika memiliki kata sandi (password) yang lemah, itu akan mengganggu keamanan akun. Alangkah baiknya, gunakan password disertai angka, karakter, serta huruf besar dan kecil.
Semakin kuat password yang digunakan maka sulit bagi peretas untuk menebaknya. Jangan sesekali menggunakan informasi pribadi umum, seperti nama atau tanggal lahir.
2. Tambahkan Otentikasi Dua Faktor Jika menggunakan otentikasi dua faktor di akun media sosial, itu akan menambah lapisan keamanan ekstra. Saat ada upaya peretasan, maka secara otomatis akun mengirimkan notifikasi percobaan tersebut.
Pemberitahuan upaya peretasan akan merinci detail lokasi, perangkat hingga browser apa yang digunakan peretas. Selain itu, adanya keamanan otentikasi dua faktor memungkinkan akun bisa login di perangkat lain hanya dengan memasukkan kode unik yang dikirimkan lewat nomor ponsel atau email.
Baca juga: Bagaimana Memilih Ustadz Saat Belajar Islam di Medsos? Berikut Panduan dari Buya Yahya3. Jangan Sembarangan Bagikan Informasi PribadiHindari berbagi informasi pribadi di media sosial, termasuk email, nomor telepon, alamat, dan lainnya. Sebab, itu bisa saja menjadi akses peretas untuk hack akun korban.
4. Gunakan Perangkat Mendapatkan Pembaruan KeamananJika ingin menggunakan media sosial di ponsel maupun PC, pastikan perangkat masih mendukung pembaruan sistem operasi maupun keamanan. Apabila tidak, peretas akan dengan mudah menyusup. Sebab, penyedia pembaruan sistem tidak akan bertanggungjawab terhadap keamanan perangkat yang sudah tua.
5. Log-out Akun saat Tidak DigunakanTerkadang ini menjadi hal sepele yang kurang diperhatikan oleh pengguna media sosial. Apabila tidak mengggunakan akun, ada baiknya untuk keluar atau log-out supaya menghindari upaya peretasan jika terdapat kemungkinan ponsel dicuri atau hilang.
Baca juga:
MUI Ajak Ulama dan Mubaligh Berdakwah Lewat Media Digital
Waspadai Propaganda Radikalisme, Bijaklah Bermedsos(asf)