LANGIT7.ID, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak ulama dan para dai berdakwah lewat media-media multiplatform. Selain memaksimalkan dakwah, terjunnya para dai ke ranah digital dirasa penting untuk menekan konten-konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi menguraikan dua alasan pentingnya ulama dan dari menguasai media digital. Pertama, karakter dunia maya, terutama media sosial mempunya titik lemah yang sangat membahayakan.
Ada kecenderungan platform medsos mempertebal terjadinya bias informasi. Kedua, dalam konteks media sosial, yang kecil bisa mendadak menjadi mayoritas, sebaliknya yang besar bisa menjadi minoritas.
Baca Juga: Masjid Pusdai Jabar Gelar Nikah Massal untuk Difabel“Dengan mesin algoritma medsos, hanya akan menampilkan kecenderungan-kecenderungan. Ini dikenal dengan eco chamber,” katanya dalam Workshop Literasi Media Multiplatform Berwawasan Islam Wasathiyah di Makassar belum lama ini.
Eco chamber adalah istilah yang menggambarkan sebuah ruang di mana seseorang hanya menemukan informasi atau pendapat yang mencerminkan dan memperkuat pendapat mereka sendiri. Hal ini terjadi karena algoritma medsos yang hanya menampilkan informasi sesuai dengan minat pengguna.
Baca Juga: Ternyata Ada Satu Kata Bahasa Indonesia Tertulis Jelas dalam Al-Qur’an“Makanya harus dilawan dengan konten yang bagus,” kata Masduki.
Ia mengatakan, berdakwah merupakan kewajiban umat Islam, meskipun hanya dengan satu ayat. Sementara, penguasaan akan media digital sebagai alat dakwah mutakhir juga menjadi sangat penting.
Baca Juga: 3 Pesan Habib Luthfi untuk Santri, Paling Penting Harus Tawadhu di Depan GuruDitambahkan Masduki, ulama adalah pewaris misi kenabian, yaitu dakwah. Oleh karenanya, konten-konten kebaikan sebagai sebuah dakwah multiplatform adalah keniscayaan.
“Konten-konten harus dibikin dengan baik. Kalau tidak, akan diisi oleh konten-konten yang tidak wasathiyah,” kata Masduki.
Baca Juga: Sowan ke Gus Miftah, Emil Konsultasi Pesantren Lansia di Jabar(zhd)