LANGIT7.ID - , Jakarta - Agen perjalanan online, Tiket.com mengatakan vila dan apartemen menjadi alternatif liburan masyarakat seiring munculnya tren
staycation di masa pandemi.
Tiket.com mengakui mendulang hasil bisnis cemerlang dari tren
staycation tersebut. Melalui fitur Tiket Homes, berbagai pilihan vila dan apartemen laris manis diburu masyarakat.
Baca juga: Tren WFH di Masa Pandemi Munculkan Masalah pada Leher, Apa Sebabnya?Fitur ini sendiri baru diluncurkan pada Agustus 2021 lalu dengan pilihan properti lebih dari 23 ribu tersebar tidak hanya di Jabodetabek saja. Menurut VP of Accommodations Tiket.com Cisyelya Bunyamin, properti tersebut ada di berbagai kota besar dan destinasi liburan terkemuka seperti Banten (Anyer), Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Bogor (Puncak), Malang dan Batu, hingga Bali dan kepulauan Nusa Tenggara.
"Lini bisnis akomodasi di tiket.com mencetak nilai gemilang dengan tumbuh sebesar 61%. Pertumbuhan tersebut didukung oleh tingkat
booking hotel sebesar 55% serta Homes yang terdiri dari Villa & Apartemen sebesar 230%." kata Cisyelya dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (19/2/2022).
Kegemaran masyarakat untuk memilih
staycation sebagai opsi liburan atau sambil bekerja juga menjadi rejeki bagi para pemilik properti yang menyewakan Villa & Apartemen miliknya melalui tiket.com.
Bisnis sewa properti seperti ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dan dapat menjadi sebuah solusi pendapatan tambahan secara pasif (
passive income) tanpa harus mencari pekerjaan sampingan.
Dengan bergabung bersama tiket.com melalui Tiket Homes, para pemilik properti dapat memperoleh potensi bisnis yang menjanjikan. Saat ini tiket.com memiliki 17 juta pengguna, kanal Tiket Homes dikunjungi rata - rata 300.000 pengguna setiap bulannya.
Baca juga: Bosan WFH? Yuk, Tata Meja Kerja di Rumah Agar Lebih FreshTiket.com juga memberikan manfaat proteksi bagi properti yang disewakan jika terjadi risiko saat pemakaian properti, seperti kerusakan properti dan kehilangan barang pemilik properti selama menyewakan properti maka pemilik properti akan mendapatkan klaim hingga Rp50 juta, proteksi tersebut dapat diperoleh dengan premi yang sangat terjangkau, mulai dari Rp5.900.
“Kami ingin mengajak para pemilik properti di Indonesia untuk bersama - sama menyambut kembalinya antusiasme masyarakat untuk berwisata. Pandemi ini melahirkan sebuah tren
revenge tourism yang nyata, termasuk sebuah gaya hidup baru untuk bisa
work from anywhere. Tentunya kita dapat melihat hal ini sebagai lonjakan potensi yang besar terhadap kebutuhan akomodasi yang menyenangkan, aman dan nyaman,” tutup Cisyelya.
(est)