Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home global news detail berita

Istana Akui Wacana WFH Swasta Masih Dimatangkan: Tak Mau Asal Terapkan

tim langit 7 Senin, 23 Maret 2026 - 07:06 WIB
Istana Akui Wacana WFH Swasta Masih Dimatangkan: Tak Mau Asal Terapkan
LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah memastikan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan terkait kebijakan work from home (WFH) bagi karyawan swasta. Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa konsep tersebut masih dalam tahap pendalaman yang cermat, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari berbagai sektor industri di Tanah Air.

Prasetyo mengungkapkan, berbeda dengan masa pandemi lalu, penerapan WFH kali ini tidak akan serta-merta diberlakukan secara luas. Ia mengisyaratkan bahwa jika kebijakan ini jadi diimplementasikan, fokus utamanya akan lebih kepada efisiensi di lingkungan birokrasi pemerintahan, bukan memaksa seluruh sektor swasta untuk mengikutinya.

"Kemungkinan untuk masalah WFH kita berlakukan untuk kantor pemerintahan, bukan untuk sektor-sektor, apalagi sektor pelayanan publik. Itulah makanya kita butuh waktu untuk kita godok dahulu," kata Prasetyo kepada awak media, Sabtu (21/3/2026).

Pernyataan ini sekaligus menjawab tanda tanya besar yang muncul di kalangan pelaku usaha. Sebelumnya, Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menekankan bahwa efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada jenis sektor usahanya.

Shinta mencontohkan, bagi perusahaan di sektor manufaktur, logistik, dan perdagangan, kehadiran fisik karyawan adalah sebuah keniscayaan untuk menjaga rantai pasok tetap stabil. Namun di sisi lain, ia mengakui bahwa sektor teknologi informasi dan industri kreatif memiliki peluang besar untuk mengadopsi skema kerja fleksibel ini.

"Dengan pendekatan yang tidak seragam ini, kami harap kebijakan yang nanti dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan tidak mengganggu produktivitas nasional," ujar Shinta.

Pemerintah pun mengamini hal tersebut. Proses penggodokan yang sedang berjalan saat ini diharapkan mampu melahirkan regulasi yang adaptif, yang mampu menyeimbangkan antara fleksibilitas kerja karyawan dengan tuntutan produktivitas sektor riil.(*/saf)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)