LANGIT7.ID - , Jakarta - Memiliki sahabat yang bisa diajak bertukar pikiran dan perasaan pastinya bisa membuat hati jadi lebih tenang dan nyaman. Namun, apa jadinya bila orang yang dipercaya malah menjatuhkan kita di belakang?
Psikoterapi Annete Nunez, MS, Ph.D, seperti dilansir dari Mindbodygreen, mengatakan teman palsu biasanya menginginkan sesuatu dari Anda tetapi tidak membalas apapun.
Hal yang sama pun disampaikan terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, Tiana Leeds, MA, LMFT. "Persahabatan yang berkualitas mencakup dukungan, kesetiaan, dan kedekatan, tiga hal yang tidak dapat Anda temukan pada teman palsu."
Baca juga: Kunci Utama Para Sahabat Jadi Umat Terbaik di Muka BumiAlih-alih menjadi persahabatan timbal balik, Leeds menerangkan teman palsu tidak memiliki minat pada Anda.
"Melihat persahabatan dari perspektif apa yang bisa mereka dapatkan dari Anda daripada tempat perawatan yang tulus untuk Anda," ungkapnya.
Lantas, bagaimana ciri-ciri teman palsu ini?
1. Memendam rasa iri Teman palsu akan selalu merasa iri dan tidak suka jika Anda mendapatkan sesuatu yang membanggakan.
"Dengan teman palsu, ada kecemburuan yang mendasarinya," kata Nuñez.
Mereka ingin berteman dengan Anda karena mereka memiliki sesuatu untuk diperoleh dari Anda, "Tetapi ada kecemburuan mendasar di mana mereka tidak ingin Anda melakukannya dengan baik," tambah Nune
2. Membuat Anda merasa buruk Seorang teman palsu tidak akan menyanjung Anda seperti yang dilakukan teman sejati. Ketika berbicara dengan mereka, Anda merasa buruk tentang diri sendiri.
Leeds mengatakan bahwa ketika Anda berada di dekat orang ini, "Anda mungkin merasa tidak aman, dimanfaatkan, atau dihakimi."
3. Datang saat butuh Artinya mereka akan ada disamping Anda ketika membutuhkan sesuatu dari Anda. Dan ketika semua telah didapatkan mereka akan pergi. Jika Anda yang membutuhkan bantuan, mereka akan menutup telinga. Leeds mengatakan perilaku semacam ini merupakan indikasi teman palsu.
Sama halnya dengan Nunez, ia mengatakan jika seorang teman hampir tidak pernah ada untuk Anda saat Anda mengalami masa sulit, mereka mungkin adalah teman palsu.
Baca juga: Rahasia Rasulullah Didik Sahabatnya Jadi Manusia Baru Bangkitkan Peradaban Islam4. Tidak senang melihat Anda sukses Ketika Anda melakukan perayaan atas pencapaian atau kesuksesan yang Anda raih, mereka (teman palsu) tidak akan ikut merayakannya.
"Mereka mungkin menggunakan perayaan Anda untuk melawan Anda, untuk merendahkan atau meremehkan Anda, mengatakan hal-hal seperti, 'Itu bukan masalah besar. Siapa pun bisa melakukan itu,'" tutur Nunez.
5. Tidak peduli Teman baik akan menghargai Anda dengan menunjukkan sikap sopannya. Teman palsu, tidak menghargai Anda, dan bahkan cenderung menunjukkan sikap tidak sopan atau semena-mena. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak benar-benar peduli dengan Anda.
"Karena teman palsu tidak diinvestasikan dalam kesejahteraan Anda. Mereka lebih cenderung menyakiti, misalnya, dengan tidak menghormati batasan Anda," kata Leeds.
6. Selalu berkompetisi Teman palsu ini bisa sangat kompetitif dan itu berasal dari kecemburuan. Mereka memiliki sifat yang cenderung ingin ditonjolkan dalam sebuah percakapan, dengan tujuan ingin terlihat lebih baik dari Anda.
Baca juga: Pentingnya Adab Sebelum Ilmu, Dicontohkan Sahabat Hingga Tabi'in7. Perilaku mereka berulang-ulangJika mereka melakukan sesuatu yang menyakiti perasaan Anda secara berulang-ulang, dan tidak ada tanda-tanda perilaku ini akan berhenti, maka itu adalah tanda bahaya besar.
"Orang ini telah melakukan berbagai hal berulang kali yang menunjukkan bahwa mereka bukan teman yang baik," ungkap Nunez.
(est)