LANGIT7.ID, Jakarta - Ada sejumlah
investasi yang bisa umat Islam lakukan saat Ramadhan. Kewajiban berpuasa tentu dapat menghemat pengeluaran, sehingga cocok mengalokasikan dana.
Uang yang dihemat saat bulan puasa sebaiknya tidak dipakai untuk keperluan konsumtif. Umat perlu mengetahui sejumlah investasi yang bisa dilakukan agar memiliki perencanaan keuangan.
Melansir laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), berikut ini beberapa instrumen investasi yang bisa dimanfaatkan pada bulan Ramadhan.
Baca Juga: 3 Tips Menambah Budget Investasi Bulanan versi Melvin Mumpuni1. Reksa dana pasar uangBagi yang baru mulai belajar berinvestasi, ada reksa dana pasar uang yang ramah investor. Investasi di reksa dana pasar uang ini bisa dimulai dengan dana Rp50.000.
Reksa dana ini hanya melakukan investasi pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal.
Dengan nilai nominal itu pula, Sahabat Langit7 dapat membuka rekening investasi, membeli reksa dana, membuat portofolio investasi dan memberikan layanan.
2. EmasInstrumen investasi yang tergolong jadul ini, cukup menjadi pilihan masyarakat yang menghindari tingkat risiko tinggi dalam investasi.
Walaupun jadul, tapi jangan remehkan investasi ini. Apalagi, kenaikan harga emas yang seharusnya semakin meningkatkan keuntungan setiap tahunnya dan realatif stabil.
Selain itu, investasi emas kini juga kian mudah, karena bisa dilakukan secara online melalui e-commerce.
3. Reksa dana syariahReksa dana syariah merupakan jenis investasi yang menerapkan prinsip Islam. Terdapat banyak produk investasi di dalamnya, seperti reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, dan reksa dana saham.
4. P2P LendingPeer to peer (P2P) Lending merupakan penyedia jasa pinjaman yang menghubungkan debitur atau pihak peminjam secara langsung, dengan pemilik dana pinjaman atau kreditur.
Peer to peer lending adalah salah satu bentuk teknologi finansial atau financial technology (fintech). Investasi di P2P Lending ini bisa dimulai dari Rp100 ribu, dengan keuntungan hingga dua digit per tahun.
(bal)