LANGIT7.ID, Jakarta - Cinta kepada Allah bukan hanya dengan membela kalimat
adzan. Tetapi yang lebih penting menjawab panggilan-Nya untuk segera datang ke masjid.
Dai' sekaligus Dosen Universitas Makassar, Ustaz Das'ad Latif mengingatkan pentingnya umat Islam menjawab seruan adzan dengan shalat berjamaah di masjid. "Bagus kau bela adzan, tapi yang lebih penting kau bela
shalat jamaahmu," kata Ustaz Das'ad Latif dikutip dari laman YouTube miliknya, Jumat (4/3/2022).
Baca juga: Pengamat: Pengeras Suara Masjid Diatur Berdasar Kearifan LokalDalam ceramahnya, ustaz yang memiliki ciri khas lucu itu bertanya siapa di antara jemaahnya yang tersinggung dengan pernyataan menghina adzan. "Sekarang tolong angkat tangan siapa yang tidak datang ke masjid ketika dipanggil adzan?" tanya Ustaz Das'ad yang disambut tawa jemaah.
Ustaz Das'ad menyinggung umat Islam yang merasa membela kalimat adzan tapi enggan segera datang ke
masjid. Menurutnya, sebagian masyarakat yang marah dengan polemik adzan justru dia lah yang jarang ke masjid.
Dalam kesempatan itu, Ustaz Das'ad juga bercerita tentang seorang ustaz di satu kompleks yang tiba-tiba adzan jam 10 pagi. Seketika Ketua RT dan sebagian besar warga berduyun-duyun datang ke masjid.
Baca juga: Pedoman Pengeras Suara Masjid Disusun Berdasar Prinsip SyariatWarga menganggap ustaz itu aneh karena adzan tidak pada waktunya. Namun, saat hendak mengehentikannya, ternyata masjid dikunci dari dalam. Setelah selesai adzan, ustaz itu dimarahi oleh Ketua RT. "Ustaz ini aneh, mengapa azan jam segini?," ucapnya.
Ustaz itu pun segera menjawab pertanyaan yang dilontarkan Ketua RT. "Saat saya adzan subuh nggak ada yang datang-datang, begitu juga saat saya adzan dzuhur dan Maghrib. Sekalinya saya adzan jam 10, pada datang semua. Jadi siapa yang aneh, bapak-bapak atau saya?," cerita Ustaz Das'ad sambil tertawa.
Baca juga:
Kementerian Agama Tegaskan Tak Larang Speaker Masjid
Suara Adzan Harus Bersahabat di Telinga Masyarakat(asf)