Pemerintah Targetkan Huntap Pengungsi Semeru Rampung Sebelum Lebaran 2022
ummu haniSenin, 14 Maret 2022 - 16:06 WIB
Ilustrasi hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Relawan Indonesia Care untuk pengungsi semeru. (Foto: Indonesia Care)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah terus berupaya melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca erupsi Gunung Semeru. Berbagai upaya dilakukan untuk memulihkan kondisi, salah satunya dengan membangun hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mengatakan target pembangunan huntap selesai sebelum Hari Lebaran. "Karena tergetnya Bu Wabup sebelum lebaran nanti semua sudah bertempat di tempat ini (huntap), sehingga tidak lagi di tempat pengungsian. InsyaAllah nanti lebarannya betul-betul gembira," kata Muhadjir dalam keterangan persnya, Senin (14/3/2022).
Muhadjir menuturkan, pemerintah melalui Kementerian PUPR menargetkan pembangunan huntap sebanyak 1.951 unit. Dari target tersebut, saat ini sudah lebih dari 1.200 unit huntap yang terbangun.
"Alhamdulillah ini berjalan sangat cepat. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama sebelum lebaran tempat ini sudah bisa ditempati," ujarnya.
Adapun pembangunan huntap dan hunian sementara (huntara) dilakukan di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Saat ini, sebanyak 313 jiwa atau 100 KK yang terdampak erupsi Gunung Semeru masih menempati Posko Pengungsian Lapangan Desa Penanggal.
Seperti diketahui, erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021 itu menelan 51 korban jiwa. Sebanyak 9.997 jiwa mengungsi di 148 titik pengungsian. Mayoritas warga mengungsi di Kabupaten Lumajang dengan jumlah penyintas 9.754 jiwa yang tersebar di 141 titik.