LANGIT7.ID, - Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi atau Abu Hurairah merupakan sahabat Rasulullah yang paling banyak meriwayatkan hadits. Setidaknya ada 5374 hadits yang telah dia riwayatkan.
Meski demikian, Pemimpin dari para ahlusshuffah itu pernah berkata: “Seluruh hadits yang saya dirikan hanyalah separuh dari hadits² yang saya ketahui”.
Abu Hurairah pernah menceritakan 3 bencana terbesar yang dia alami semenjak masuk Islam. Pertama, Wafatnya Rasulullah SAW. Kedua, pembunuhan Utsman bin Affan. Ketiga, hilangnya tas perbekalan.
Saat menceritakan hal itu, orang-orang bertanya tentang tas yang dimaksud. Suatu ketika Abu Hurairah dan beberapa sahabat di tengah perjalanan bersama Rasulullah. Nabi SAW lalu berkata kepada Abu Hurairah, “Apakah kamu masih memiliki sesuatu?”
"Ada beberapa kurma di dalam tas," jawab Abu Hurairah. “Bawa kesini”, Rasulullah SAW memerintahkan, kemudian Abu Hurairah mengeluarkan sisa kurma yang dalam salah satu riwayat disebutkan ada 20 buah kurma.
Baca Juga: Kisah Awal Mula Abu Bakar Mendapat Gelar Ash-Shidiq
Kemudian Rasulullah SAW membaca basmalah dan berdoa, lalu memasukkan satu per satu kurma ke dalam tas sambil membaca basmalah sampai butir terakhir. Lalu Rasulullah SAW berkata:
“Panggil pasukan ke sini sepuluh, sepuluh". Maka Abu Hurairah memanggil mereka sepuluh orang–sepuluh orang. Sampai semua pasukan memakan kurma dari kantong tersebut lalu pergi.
Lalu, Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Hurairah, “Apabila kamu ingin mengambil kurma dari kantong itu, ambil saja, dan jangan kamu balik atau kamu tuangkan kantong itu".
Abu Hurairah lalu makan dari kantong kurma tersebut sepanjang hidup Nabi SAW, masa kekhalifahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan. Saat terjadi pemberontakan yang menewaskan Utsman bin Affan terjadi, rumah Abu Hurairah dijarah dan kantong tersebut hilang.
“Seperti kalian ketahui, saya telah mengambil lebih dari 200 wasaq kurma dari dalam kantong.” kata Abu Hurairah.
Menurut Imam Syafi'i, 1 Wasaq sama dengan 60 sha' atau sekitar 130,5 Kg. Artinya, Abu Hurairah telah mengambil lebih dari 26 ton kurma dari tas tersebut.
Sumber: Al-Jawahirul Lu'luiyyah syarah Arba'in Nawawiyyah, hal. 189.
(jqf)